Hari Pertama Kerja, Amran Mahmud Buka Musda III Wahdah Islamiyah Wajo
Wahdah Islamiyah Kabupaten Wajo menggelar Musyawarah Daerah (Musda) III di Gedung Aisyiah, Sengkang, Sabtu (16/02/2019).
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Munawwarah Ahmad
TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Wahdah Islamiyah Kabupaten Wajo menggelar Musyawarah Daerah (Musda) III di Gedung Aisyiah, Sengkang, Sabtu (16/02/2019).
Musyawarah daerah dihadiri Bupati Wajo yang baru saja dilantik, Amran Mahmud.
Musda III Wahdah Islamiyah Wajo adalah agenda pertamanya Amran Mahmud usai dilantik, Jumat (16/02/2019) kemarin.
Amran Mahmud juga telah melaksanakan pesta rakyat.
Pada sambutannya, Amran Mahmud menyebut, kontribusi Wahdah Islamiyah di Kabupaten Wajo amatlah penting.
Sebagai organisasi keagamaan yang fokus pada dakwah, tentu hal tersebut sangat berpengaruh pada perkembangan Kabupaten Wajo yang dikenal sebagai Kota Santri.
"Ini adalah acara pertama yang kami hadiri, kami dihadapkan untuk membangun umat dan kami akan mengawal itu. Kami berharap hasil Musda Wahdah Islamiyah ini menghasilkan keputusan yang bersinergi dengan pemerintah," katanya.
Lebih lanjut, program kerja yang dicanangkan semasa kampanye dulu kembali diulangnya di hadapan peserta Musda III Wahdah Islamiyah Kabupaten Wajo.
Yakni, 25 program kerja yang siap dijalankannya.
Beberapa di antaranya disebutkannya, gerakan mempercatik masjid.
Data yang dipegang Amran Mahmud, ada 600 masjid di Kabupaten Wajo.
"Bagaiamana kita benahi fisiknya, bagaimana syarat tempat salat yang sah. Bagaimana kita memakmurkan masjid dan manajemen masjid kita. Itu yang perlu kita benahi," kata mantan Wakil Bupati Wajo periode 2009-2014 tersebut.
Selain itu, program Tahfidz Quran bagi anak-anak tak luput.
Gerakan sadar zakat juga bakalan digalakkan.
Sementara, Ketua Wahdah Islamiyah Kabupaten Wajo, Ayem Supriono mengaku siap bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Wajo untuk mengembalikan marwah Kota Santri.