5 Pebalap Muda Sulsel Temui Gubernur Nurdin Abdullah, Termasuk Andi Gilang

Pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Selatan memboyong pebalap asal Sulsel bersilaturahim bersama Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdulla

5 Pebalap Muda Sulsel Temui Gubernur Nurdin Abdullah, Termasuk Andi Gilang
TRIBUN TIMUR/SALDY
Pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Selatan memboyong pebalap asal Sulsel bersilaturahim bersama Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah di Lounge, Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (14/2/2019). Mereka adalah Andi Gilang (Bulukumba), Awin Sanjaya (Lutra), Lucky Hendriyansah (Sidrap), Agung Fahrul (Wajo) dan Andi Muhammad Fadli (Wajo). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Selatan memboyong pebalap asal Sulsel bersilaturahim bersama Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah di Lounge, Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (14/2/2019)

Para pembalap tersebut adalah Andi Gilang (Bulukumba), Awin Sanjaya (Lutra), Lucky Hendriyansah (Sidrap), Agung Fahrul (Wajo) dan Andi Muhammad Fadli (Wajo).

Mereka adalah pembalap berprestasi di tahun 2018 dan tahun ini juga berlaga di level Asia.

Baca: 13 Daftar Ucapan dan Kata Mutiara Valentine Day Sangat Romantis untuk Pasangan Cocok di IG, WA & FB

Baca: Meski Menangis, Jaksa Tetap Minta Hakim Tuntut Istri Bos Abu Tour Dihukum 20 Tahun Penjara

Baca: Reino Barack dan Syahrini Dikabarkan Segera Menikah, Inilah Pengakuan Blak-blakan Petugas KUA Yasmin

Kunjungan pebalap ini dipimpin langsung Subhan Aksa sebagai Ketua IMI Sulsel. Kunjungan ini berlangsung cair. Dimeja para pebalap ini diterima disuguhkan kue tradisional, salah satunya barongko, serta teh manis.

"Jadi kita ingin mempekerkenal kepada Gubernur dan meminta dukungan ke depan, agar pembalap kita ini lebih bangga membela Sulsel,"  Ketua Pengprov IMI Sulsel Subhan Aksa, usai menemui Gubernur Sulsel.

Sementara itu,  Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah mengaku bahwa ia mendukung paran pebalap asal Sulsel untuk berkarir di dunia otomotif. Apalagai memiliki potensi yang mumpuni.

Dialog yang berujuk tawa itu, saat pebalap ini menyebut kerab membawa nama Jabar dan DKI Jakarta, padahal ia asal Sulsel.

Hal itu karena mereka dikontrak mahal oleh daerah itu.

"Mereka tadi ketawa-ketawa. Ini Pak bisa nawarkan ke kita, tetapi mampu tidak bayar kami sama dengan Jawa Barat, ya mampulah," ucap Nurdin Abdullah.

Pemerintah Sulsel sendiri mendukung bagi mereka yang ingin berkompetisi di tingkat nasional. 

Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Follow juga akun instagram tribun-timur.com:

V

Penulis: Saldy Irawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved