Pedagang Online Keluhkan Kenaikan Tarif Kargo

"Tarif kargo naik hingga Rp 20 ribu, pelanggan mengeluh ongkos kirim naik, pengiriman barang dari Surabaya juga telat beberapa hari," kata Sri.

Pedagang Online Keluhkan Kenaikan Tarif Kargo
HANDOVER
Sri Rezki, Owner Rezki Olshop 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kenaikan tarif kargo beberapa waktu lalu berimbas ke sejumlah sektor perekonomian. Salah satunya kenaikan harga barang dan ongkos kirim barang.

Hal ini dikeluhkan sejumlah pedagang online dan pengusaha UMKM di Makassar. Salah satunya Sri Rezki, owner Rezki Olshop yang menawarkan pakaian, tas impor serta produk kecantikan.

Baca: BBPP Batangkaluku Gelar Lepas Sambut Kepala Balai, Ini Pejabat Barunya

Baca: Mamasa Masuk Musim Hujan, Begini Cara BPBD Siaga Bencana

"Saya sudah order dua minggu lalu tapi barang masih saja berada di Batam. Menurut informasi, penyebab keterlambatan ini karena dampak boikot. Pelanggan banyak mengeluh atas keterlambatan barangnya. Biasanya seminggu lebih barang sudah tiba," jelasnya ke Tribun Timur, Rabu (12/2/2019)

Tak hanya keterlambatan pengiriman barang, mahasiswi UNM ini juga mengeluhkan kenaikan tarif kargo hingga Rp 20 ribu.

"Tarif kargo naik hingga Rp 20 ribu, pelanggan mengeluh ongkos kirim naik, pengiriman barang dari Surabaya juga telat beberapa hari," kata Sri.

Baca: Karo Penmas Humas Polri: Ada 1.400 Polisi Pangkat Kombes, 400 Masih Ngangur

Keluhan yang sama juga dialami Sandi Danar, seorang ibu rumah tangga yang menawarkan bisnis jasa titip (jastip) mainan kayu-kayuan dari Cirebon.

Meski buatnya kenaikan kargo tidak berpengaruh pada volume penjualan, ia membenarkan tarif kargo telah mengalami kenaikan.

"Saya selalu pakai ekspedisi Wahana. Namun juga mengalami kenaikan hingga 50 persen. Dulu kisaran Rp 20 ribu per Kilogram, sekarang dari Jawa ke Makassar mencapai Rp 50 ribu," ujarnya.

"Pelanggan tanya kenapa sekarang lebih mahal. Rata-rata tetap lanjut transaksi tapi ada juga yang jadi pending," tambahnya.

Baca: Absen Latihan, Hery Prasetyo Berduka, Reva Adi Utama Persiapan Pernikahan

Sebelumnya, 15 Januari 2019, JNE resmi menaikkan tarif pengiriman untuk layanan Regular, OKE dan YES dari Jabodetabek ke seluruh tujuan dalam negeri.

Besaran kenaikan tarif bergantung pada tujuan pengiriman dan jenis layanan dengan kenaikan rata-rata sebesar 20 persen. Sementara pengiriman paket dalam kota atau antar kota Jabodetabek tetap berlaku tarif normal.(*)

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Follow juga akun instagram tribun-timur.com:
Penulis: Nurul Adha Islamiah
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved