Satpol PP Bulukumba Tertibkan PKL Musiman yang Mangkal di Bahu Jalan

Satpol PP Bulukumba, melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) musiman, di beberapa titik dalam di kota Bulukumba

Satpol PP Bulukumba Tertibkan PKL Musiman yang Mangkal di Bahu Jalan
TRIBUN TIMUR/FIKRI ARISANDI
Satpol PP Bulukumba melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) musiman, di beberapa titik lokasi di kota Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (12/2/2019). 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bulukumba, melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) musiman, di beberapa titik dalam di kota Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (12/2/2019).

Salahsatu titik yang menjadi lokasi penertiban tersebut, yakni di Jl Sulthan Hasanuddin, Kelurahan Bintarore, Kecamatan Ujung Bulu, tepat di depan Masjid Islamic Center Dato Tiro (ICDT) Bulukumba.

Kepala Seksi (Kasi) Peraturan Daerah (Perda) Satpol PP dan Damkar Bulukumba, Nurwalah Rasak, yang turun langsung melakukan penertiban, mengaku telah melakukan aksi serupa sejak seminggu terakhir.

Baca: Bos Tekstil Asal Kabupaten Bandung Dimutilasi di Malaysia, Simak 6 Faktanya!

Baca: Loncat-loncat di Kantor Staf Presiden, Ngabalin: Orang Bilang Saya Stroke, Makan Ente Punya Stroke!

Baca: WASPADA Google Translate Bisa Jadi Kedok Hacker Curi Data, Gini Cara Kerjanya

Pasalnya, saat musim buah tiba, banyak PKL musiman yang berdagang di bahu jalan.

Kondisi tersebut, kata dia, selain merusak tatanan kota, juga membahayakan pengguna jalan lain.

"Kita tidak larang berjualan disini. Kita tidak ingin halangi mencari reski, cuman jangan di bahu jalan, karena berbahaya," ujar Nurwalah Rasak, kepada salahseorang pedagang.

Dalam aksi penertiban tersebut, lanjut dia, pihaknya tidak melakukan pemaksaan atau tindakan penyitaan.

Pihaknya hanya melakukan pendekatan persuasif, dengan cara berkomunikasi dengan para PKL untuk memindahkan dagangannya.

Salahsatu pedagang durian, Wati yang berdagang di jalan poros menuju kota Makassar itu, mengapresiasi tindakan Satpol PP.

"Tindakannya bagus ji pak karena kita tidak di paksa. Bahkan kita dibantu untuk pindahkan dagangan," ujar Wati. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @arisandifirki

Baca: WASPADA Google Translate Bisa Jadi Kedok Hacker Curi Data, Gini Cara Kerjanya

Baca: Alasan Driver Ojol Tolak 8 Jam Kerja Sehari Saat Uji Publik Rancangan Permenhub & Reaksi Ahmad Yani

Baca: Web ssp3k.bkn.go.id Diprediksi Bisa Diakses Hari ini: Berikut Cara Buat Akun Daftar Online PPPK/P3K

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Follow juga akun instagram tribun-timur.com:

S

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved