Cerita Kartini, Warga Desa Kampala yang Rumahnya Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Nampak seorang perempuan parubaya, yang sibuk mengangkat barangnya yang basah akibat atap rumahnya terangkat.

Cerita Kartini, Warga Desa Kampala yang Rumahnya Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
Ikbal/Tribunjeneponto.com
Lokasi kejadian dipadati tetangga akibat penasaran ingin melihat kondisi rumah pasca diterjang puting beliung, Senin (11/2/2019) sore. 

TRIBUNJENEPONTO.COM, ARUNGKEKE - Sore menjelang malam, warga masih mengerumuni salah satu rumah korban puting beliung, di Dusun Buntulu, Desa Kampala kabupaten Jeneponto, Senin (11/2/2019).

Nampak seorang perempuan parubaya, yang sibuk mengangkat barangnya yang basah akibat atap rumahnya terangkat.

Dialah Kartini (50) isteri dari Sensus dg Nai yang menjadi salah satu korban.

Baca: Tim Pegasus Polres Jeneponto Bekuk Pelaku Pengeroyok Anggota Polri

Baca: KPU Jeneponto Mulai Merakit Kotak Suara Kardus

Baca: Lokasi Rumah Rusak Akibat Puting Beliung di Jeneponto Dikerumuni Warga

Kartini mengaku datangnya angin puting beliung begitu cepat dan Ia tidak sangka.

"Cepat sekaliji ka hujan ringanji dulu sekitar pukul 15.30 wita, tiba-tiba ada berputar diatas rumah saya lihat semua seng pada terangkat," katanya.

"Pada saat itu juga saya langsung lari keluar rumah ke tempat yang lebih aman," tandasnya.

Akibat angin puting beliung itu, atap rumah Kartini pada terbang dibawa angin.

"Tidak kutaumi dimanami ini sebagian atapnya, ini dibawa atapnya yang nadapat bapakna (Sensus dg Nai) di sawah belakang rumah," tuturnya.

Sementara itu terlihat kasur, bantal serta perabot rumah lainnya basah akibat atap rumah yang rusak membuat hujan tidak ada lagi menghalangi, hingga membasahi isi dalam rumah.

Sembari Daeng Nai suami Kartini mencari bagian rumah yang terbang terbawa angin puting beliung.

Halaman
12
Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved