8000 Paket Proyek Penunjukan Langsung, Gubernur Sulsel Geleng-geleng

Mantan Bupati Bantaeng dua periode ini, saat dikonfirmasi bahkan geleng-geleng kepala menanggapi hal tersebut.

8000 Paket Proyek Penunjukan Langsung, Gubernur Sulsel Geleng-geleng
saldy/tribun-timur.com
Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah 

Laporan wartawan Tribun-Timur, Saldy

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah rupanya tak sepakat dengan keputusan para pejabatnya yang menginginkan proyek pengadaan barang dan jasa melalui penunjukan langsung (PL).

Mantan Bupati Bantaeng dua periode ini, saat dikonfirmasi bahkan geleng-geleng kepala menanggapi hal tersebut.

"Itulah yang saya tidak setuju, sebenarnya jangan dibuat kecil ini barang, karena sudah pasti ini tidak dirasakan manfaatnya. Makanya saya bilang hati-hati, jangan sampai 1 kontraktor mengerjakan semuanya proyek. Tentu kalau proyek di lelang porsinya lebih terbatas, berarti kesejahteraan bisa didapat secara merata," kata Nurdin, Selasa (12/2/2019).

Ia menegaskan dengan mengadakan lelang terbuka kualitasnya pun akan baik, pasalnya melalui proses seleksi.

Menurut Nurdin, bkan dengan proyeknya tapi kualitas dari pekerjaan itu itu yang penting.

Nurdin mengatakan hingga sekarang pihaknya belum mendapat laporan secara resmi dari biro yang menangani proses pengadaan barang dan jasa Pemprov Sulsel.

Apakah akan direvisi?

"Saya belum ketemu dan belum dilaporkan. Nanti kita lihat soal revisi. Informasi yang saya dengar masih ada 3 OPD yang belum masukan paket lelang. Mungkin tunggu tiga OPD itu baru mereka laporkan," ujarnya.

Yang intinya kata NA, Pemprov Sulsel mulai dari sekarang harus menghindari proyek PL, hal itu juga disarankan oleh KPK.

Halaman
12
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved