Tiga Tersangka Mark Up Anggaran Pohon Ketapang Dijebloskan ke Lapas Makassar

Menurut Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Makassar, Andi Helmi Adam ketiga tersangka ini merupakan pelimpahan dari Polda Sulsel

Tiga Tersangka Mark Up Anggaran Pohon Ketapang Dijebloskan ke Lapas Makassar
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Deretan pohon ketapang kencana yang ditanam diatas trotoar Jl Haji Bau, Makassar, Rabu (20/9). Proyek pengadaan tujuh ribu bibit pohon ketapang yang menghabiskan dana APBD sebanyak Rp9,3 miliar program Pemkot Makassar diduga terdapat unsur penyimpangan yang mengarah ketindak pidana korupsi (Tipikor). 

Diantaranya Jl Jenderal Sudirman, Jl Mongisidi-Jl H Bau, Jl Pasar Ikan-Jl Ujung Pandang- Jl Riburane, serta Jl Ahmad Yani-Jl Masjid Raya.

Untuk tahap pertama, menghabiskan lebih dari 2.000 bibit Ketapang dan dilakukan pada Agustus lalu. Berdasarkan penganggaran tahun 2016, program penanaman tersebut dilakukan di 12 jalur dengan empat kali tahapan.

Memasuki akhir September ini, penanaman pohon yang nantinya diperuntukan untuk membuat kota Makassar semakin asri tersebut menyisakan tiga tahapan yang belum terealisasi.

Jumlah pengadaan pohon yang direncanakan 7 ribu pohon juga dinilai tidak sesuai dengan progres dilapangan. Mereka menemukan yang terlaksana hanya 5.369 pohon.

Dalam kasus dugaan korupsi pohon Ketapang Kencana dalam pagu atau batas tertinggi anggaran dalam proyek ini sebanyak Rp 6.918.000.000.

Sedangkan perkiraan hanya terealisasi sebanyak Rp 5.027.263.000 sehingga Kasus ini diduga terjadi mark up harga di pohon ketapang dan juga kurang volume item pekerjaan dan pohonnya.

Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved