Sudah 74 Pasien DBD Rawat Inap di RSUD Haji Makassar

Orang yang terjangkit virus dengue itu biasanya mengalami demam tinggi yang mengakibatkan kekurangan cairan.

Sudah 74 Pasien DBD Rawat Inap di RSUD Haji Makassar
muslimin emba/tribun-timur.com
Pasien DBD Ahmad Nasrullah didampingi istrinya Wahyuningsih di ruang perawatan Ad Duha RSUD Haji Makassar, Senin (11/2/2019) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Demam Berdarah Dangue (DBD) merupakan penyakit yang kerap dijumpai saat musim penghujan.

Penyakit yang disebabkan virus dengue yang terbawa oleh nyamuk itu bisa menyerang siapa saja.

Saat musim penghujan, genangan air kerap bermunculan dan menjadi sarang nyamuk berkembang biak.

Orang yang terjangkit virus dengue itu biasanya mengalami demam tinggi yang mengakibatkan kekurangan cairan.

Seperti yang dialami Ahmad Nasrullah (26) warga Jl Kumala, Makassar.

Sudah lima hari ia terbaring di ruang perawatan Ad-Duha RSUD Haji, Makassar, akibat didiagnosa positif deman berdarah.

Ditemui Senin (11/2/2019) siang, Ahmad Nasrullah yang didampingi istrinya Wahyuningsih, tampak terbaring lemas, dengan selang cairan yang tertancap di tangan kirinya.

"Sudah lima hari ini dirawat, awalnya dia pulang kerja terus langsung jenguk ibu di rumah sakit dan waktu itu hujan-hujan, pulangnya itu jam 10 malam langsung mengigil karena hujan-hujan, disitu mulai panas badannya dan lemas," kata Wahyuningsih.

Wahyuningsih pun belum mendapat kepastian dari pihak dokter kapan suaminya itu dapat sembuh dan kembali ke rumah.

"Belum ada, sejauh ini masih dikontrol trombositnya karena menurun terus," ujar Wahyuningsih.

Ahmad Nasrullah menjalani perawatan di ruang Ad Duha, bersama Merliana pasien asal Gowa.

Terpisah, penanggungjawab surveillans RSUD Haji, Muhtar mengungkapkan,  awal tahun ini terdapat 74 pasien DBD yang menjalani perawatan di RSUD Haji Makassar.

"Januari sebanyak 40 pasien, terdiri dari 18 anak-anak dan 22 dewasa. Sementara Februari hingga hari ini terdapat 34 pasien, 14 anak-anak dan 20 dewasa," ujarnya.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved