Polisi: yang Lempari Rumah AGH Sanusi Baco Mantan Pengguna Narkoba

Kepala Polsek Rappocini, Kompol Edhy Supriyadi mengungkapkan, pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolsek untuk menghindari

Polisi: yang Lempari Rumah AGH Sanusi Baco Mantan Pengguna Narkoba
handover
Suasana depan rumah ketua MUI Sulsel, KH. Sanusi Baco pasca dilempar orang tidak waras.

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Terduga mantan pengguna narkotika, Gagak (36), tertangkap tangan melempari rumah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel, AGH. KH. Sanusi Baco, di Jl Kelapa 3, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulsel, Senin (11/2/2019), pukul 10.30 Wita.

Kepala Polsek Rappocini, Kompol Edhy Supriyadi mengungkapkan, pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolsek untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

"Dalam catatannya, yang bersangkutan pernah pakai narkoba, orangnya terlihat tidak waras. Warga yang amankan dan serahkan ke kami," kata Kompol Edhy.

Dalam catatan kepolisian, kata Kompol Edhy, Gagak pernah direhabilitasi dan juga pernah masuk di Rumah Sakit (RS) Dadi, Jl Lanto dg. Passewang, Makassar.

Selain mantan pengguna narkoba, Gagak yang diduga tidak waras, terlihat saat ia dimintai keterangan, Gagak berbicara hal yang tidak ditanyakan pihak penyidik.

"Saat ditanya petugas, dia (Gagak) tanya kembali petugas, katanya kenapa kalau saya (pelaku) melempar kah. Makanya kita tunggu keluarganya," jelas Edhy.

Menurut Kompol Edhy, kejadian itu tidak berada pada rumah utama KH. Sanusi Baco, hanya saja akibat pelemparan itu, memgalibatkan dua kaca rumah pecah.

"Memang rumahnya pak Ustadz, tapi bukan rumah utamanya. Ada memang kaca yang pecah, tapi tetap kita lidik ini dan tunggu keluarganya," ungkapnya.

Selain itu juga, Polsek Rappocini menilai kasus ini bukan kasus teror yang sering terjadi. Karena ada banyak hal yang bisa dipertimbangkan dalam kategori teror.

"Biasanya teror itu terjadi pada malam atau sunyi, atau pelaku orang tak dikenal, dan memakai motor. Tapi kasus ini kan pelaku hanya jalan saja," kata Edhy.

"Jadi setelah melempar, pelaku ini jalan saja didepan rumahnya ustadz, dia juga sambil bicara-bicara tidak masuk di akal, jadi warga amankan," tambahnya.

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved