Kota Palopo Bakal Rekrut 120 P3K, Belum Dibuka dengan Alasan Ini

Kota Palopo akan menerima sebanyak 120 pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Kota Palopo Bakal Rekrut 120 P3K, Belum Dibuka dengan Alasan Ini
TRIBUN TIMUR/HAMDAN SOEHARTO
Kepala Seksi di Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM Kota Palopo, Hamka (kanan) 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Kota Palopo akan menerima sebanyak 120 pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Itu terdiri, 120 tenaga kesehatan dan dua tenaga Penyuluh pertanian.

Pemerintah Pusat mengintruksikan pendaftaran dibuka pada pekan depan di seluruh daerah se - Indonesia.

Baca: Login ssp3k.bkn.go.id, Tata Cara dan Alur Pendaftaran PPPK/P3K 2019, Lokasi dan Bocoran Materi Tes

Baca: Bagaimana Jika Salah Menulis Nama Saat Pendaftaran PPPK 2019? Jangan Panik, Simak Cara Ini

Baca: TERPOPULER-Pilhan Ustaz Yusuf Mansur, Pendaftaran PPPK, Skripsi #2019GantiPresiden, dan Rocky Gerung

Akan tetapi, dengan alasan belum jelasnya teknis, Pemkot Palopo belum berani membuka pendaftaran itu.

Kepala Seksi di Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM Kota Palopo, Hamka mengatakan, P3K belum memiliki juknis yang jelas, jika pendaftaran tetap dibuka dirinya menghawatirkan akan menjadi masalah yang berkepanjangan.

Masalah tersebut terletak pada metode penggajian pegawai P3K yang menggunakan APBD, sementara di Kota Palopo APBD sudah ditetapkan.

"Hasil pertemuan di Batam honor P3K ditanggung oleh daerah, sementara APBD sudah ditetapkan. Dimana daerah mau ambil dana untuk itu," ungkap Hamka, Senin (11/2/2019).

Hamka menambahkan, hasil pertemuan di Batam juga menyarankan agar upah P3K ditanggung oleh Pemerintah Pusat.

"Semua kepala daerah rata-rata sepakat agar ditanggung oleh Pemerintah Pusat. Saya sendiri menyarankan mending rekrut CPNS saja jika akan ditanggung oleh APBN," imbuhnya.

Sebelumnya, Ratusan massa dari pegawai Honorer Kategori Dua (K2) melakukan unjuk rasa di Kantor DPRD, Jl Andi Baso Rahim, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dengan seragam cokelatnya, mereka orasi bergiliran dan membentangkan spanduk bertuliskan 'Menolak Perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Sebagian massa juga meneteskan air mata, menggendong anak dan rela berpanas-panasan.

Laporan Wartawan TribunPalopo.Com, @hamdanseoharto_

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Follow juga akun instagram tribun-timur.com:

Baca: Daftar PPPK / P3K di Sscasn.bkn.go.id 2019, Berapa Gaji Diterima? Cek di Sini

Baca: Ketua Panwaslu Pasimasunggu Selayar: Jangan Tukar Harga Diri dengan Uang

Baca: Pendaftaran PPPK atau P3K 2019 untuk Guru Honorer Sudah Dibuka, Mendikbud Usul Gaji Setara UMR

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved