Dua Tahun, Polres Parepare Klaim Gagalkan 100 Kg Sabu

Kapolres Parepare, AKBP Pria Budi mengatakan, selama ia menjabat di Parepare jumlah sabu yang digagalkan cukup fantastis.

Dua Tahun, Polres Parepare Klaim Gagalkan 100 Kg Sabu
mulyadi/tribuntimur.com
Pemusnahan sabu seberat 1,5 kg di Halaman Mapolres Parepare. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE- Pelabuhan Nusatara Parepare masih menjadi jalur primadona para bandar narkoba untuk edarkan narkoba di Pulau Sulawesi.

Kapolres Parepare, AKBP Pria Budi mengatakan, selama ia menjabat di Parepare jumlah sabu yang digagalkan cukup fantastis.

"Selama saya menjabat Kapolres Parepare dua tahun ini, kurang lebih 100 kg sabu digagalkan di Parepare," terangnya, Senin (11/2/2019).

Baca: Parepare Raih Penghargaan dari Gakken Perusahaan Asal Jepang

Kapolres pun mengakui, jika selama ini Parepare menjadi salah satu pintu masuk narkoba di Pulau Sulawesi.

"Sabu yang masuk lewat Parepare menyebar di Sulsel, Sulbar, Sulteng, Gorontalo dan Sulawesi Utara," jelasnya.

Pria pun mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama mencegah masuknya barang haram ini.

"Makanya kami mengajak khususnya Pelindo selaku operator di pelabuhan untuk sekiranya membantu pengadaan X-Ray (alat pemeriksa barang penumpang," ungkap dia.

Baca: Lokasi Rumah Rusak Akibat Puting Beliung di Jeneponto Dikerumuni Warga

Selama 2019 sendiri sudah dua kasus sabu dalam jumlah besar yang berhasil digagalkan.

Dua kasus yang diungkap Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) ini masing-masing tersangka Muhlis dengan barang bukti 1 kg dan Muh Yusuf dengan barang bukti 500 gram.

Kasat Narkoba Polres Parepare, AKP Zaki Sungkar menuturkan, dari semua pengungkapan di Parepare, pelakunya berasal dari luar.

"Kelas kakap dengan barang bukti besar mayoritas dari luar sedangkan kelas teri yang banyak di Parepare. Kalau ada penangkapan besar paling di pelabuhan," tambahnya.(*)

Penulis: Mulyadi
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved