HUT ke 59 Takalar

Di Hadapan Gubernur, Syamsari Kitta: Hentikan Tambang di Perairan Takalar, Lakukan di Bili-bili

Dalam sambutannya, Bupati Takalar Syamsari Kitta menyampaikan sejumlah pencapaian Pemerintah Kabupaten Takalar.

Di Hadapan Gubernur, Syamsari Kitta: Hentikan Tambang di Perairan Takalar, Lakukan di Bili-bili
Syahrul/tribuntakalar.com
Bupati Takalar memberikan sambutannya di hadapan Gubernur Sulsel dan Rombongan, Tamu Undangan dan Seluruh Peserta yang hadir di HUT ke-59 Kabupaten Takalar. 

TRIBUNTAKALAR.COM, PATTALASSANG - Peringatan HUT ke-59 Takalar dilangsungkan di Lapangan M Dg Sibali, depan SMA 3 Takalar, Senin (11/2/19).

Acara dirangkaikan launching program sejuta pohon menuju Takalar yang nyaman dan asri.

Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, menghadiri acara ini.

Dalam sambutannya, Bupati Takalar Syamsari Kitta menyampaikan sejumlah pencapaian Pemerintah Kabupaten Takalar.

Dia juga menyampaikan sorotannya pada isu-isu lingkungan.

"Mohon penambangan (pasir) di perairan Takalar dihentikan. Karena sudah nyata di hadapan kita semua terjadi abrasi. Sudah banyak kerugian yang dialami penduduk. Rumah mereka hancur. Sumber mata pencariannya berkurang karena tambang laut," ujar bupati lulusan Institut Pertanian Bogor ini.

"Izinkan saya menyampaikan alternatif pada kesempatan ini. Solusi yang ingin saya sampaikan kepada Prof Nurdin Abdullah selaku Gubernur Sulsel, begini. Daripada kita menambang pasir laut yang merugikan, lebih baik pemerintah provinsi mengeluarkan izin menambang pasir di Bili-bili ketika musim kemarau," tambahnya.

"Itu akan membantu mengurangi sedimen di sana (Bendungan Bili-bili. Jika sedimen semakin bertambah, itu dapat mengancam Maminasata (Makassar, Maros, Sungguminasa, Takalar) dan kabupaten Sekitar," lanjut Syamsari disambut tepuk tangan undangan.

Laporan Wartawan TribunTakalar.com, @SyahrulPadli.

Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved