Dugaan Kekerasan Oknum Guru Terhadap Siswa, Begini Sikap Pemerhati Perempuan dan Anak Pangkep

Guru berinisial R ini diduga melakukan tindakan kekerasan dengan cara mencubit hingga memarahi siswanya.

Dugaan Kekerasan Oknum Guru Terhadap Siswa, Begini Sikap Pemerhati Perempuan dan Anak Pangkep
Hania
Aktivis dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (APIK) dan Lembaga Pemerhati Perempuan dan Anak (LP2A) bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mendatangi Dinas Pendidikan, Kamis (7/2/2019) kemarin 

Laporan Wartawan TribunPangkep.com, Munjiyah Dirga Ghazali

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE-- Aktivis dari Lembaga Bantuan Hukum LBH Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan atau LBH APIK dan Lembaga Pemerhati Perempuan dan Anak (LP2A), Hania mengecam dugaan kekerasan fisik terhadap anak yang terjadi di SDN 1 Labakkang.

Guru berinisial R ini diduga melakukan tindakan kekerasan dengan cara mencubit hingga memarahi siswanya.

"Kejadian ini hari Senin 4 Februari lalu, siswanya itu diberi tugas membuat lampion tetapi karena belum selesai  jadi dia dicubit hingga dimarahi," kata Hania.

Baca: Perbaikan Jalan Rusak di Kampung Cambatoa Pangkep Butuh 3 Bulan

Baca: VIDEO Kapolres Pangkep: Tribun Timur Tetap Jaya dan Terpercaya

Baca: Jalan Amblas Akibat Banjir di Tanete Pangkep Mulai Diperbaiki

Siswa yang diduga mengalami kekerasan dari gurunya tersebut awalnya tidak melapor, cuma orang tua siswa lainnya yang melapor ke orang tua anak tersebut.

Orang tua anak langsung mendatangi sang guru untuk menanyakan penyebab anaknya dicubit, tetapi dia mendapat respon tidak baik dari guru tersebut.

Hania melanjutkan, kemudian dia dan lembaganya bersama pihak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melaporkan ini ke pihak Dinas Pendidikan.

"Kemarin sudah kita dampingi anak itu ke Diknas, ini tidak bisa dibiarkan. Diknas harus bertindak," ungkapnya, Jumat (8/2/2019).

Hania menambahkan, hari ini pihaknya menerim keputusan dari Kepala Dinas Pendidikan Pangkep, Muhammad Idris Sira.

"Hari ini baru ada keputusan dari kadis karena kemarin cuma dimintai keterangan. Kami harap Kadis Pendidikan tegas dalam persoalan seperti ini," jelasnya. (TribunPangkep.com).

Baca: Tiga Pulau di Liukang Tupabbiring Pangkep Dapat Bantuan dari Asia Muslim Charity Foundation

Baca: Cipta Kondisi Jelang Pemilu 2019, Polres Majene Tilang Puluhan Pengendara

Baca: Pipa Induk Utama Pecah, Suplai Air PDAM Makassar Kawasan Manggala-Rappocini Terganggu

Baca: Pendaftaran PPPK 2019 di Link sscasn.bkn.go.id, Syarat & Formasi, Eks Tenaga Honorer Perhatikan Ini

Baca: Dirut PT Bosowa Marga Nusantara: Berita Tribun Timur Hot dan Tren di Masyarakat

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved