Dua Mahasiswa IAIM Dikeluarkan, Legislator Sinjai Bantu Mediasi. Apa Sikap Kampus?

Hasilnya, mediasi itu tidak membuahkan hasil. Pimpinan kampus tetap mengeluarkan kedua mahasiswa ini.

Dua Mahasiswa IAIM Dikeluarkan, Legislator Sinjai Bantu Mediasi. Apa Sikap Kampus?
TRIBUN TIMUR/SYAMSUL BAHRI
Sejumlah mahasiswa IAIM Sinjai unjuk rasa, Selasa (29/1/2019) lalu, mempertanyakan dua rekan mereka yang dikeluarkan oleh pihak kampus. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - DPRD Kabupaten Sinjai berusaha melakukan mediasi dengan pimpinan Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai, Rabu (6/2/2019), terkait pemecatan dua mahasiswa IAIM Sinjai.

Pihak kampus mengeluarkan dua mahasiswa itu, Nuralamsyah dan Heri Setiawan, karena dianggap mencemarkan nama baik kampus.

Sebelumnya, Januari 2019 lalu, keduanya melakukan demo menolak kebijakan kampus yang menerapkan pembayaran administrasi kartu ujian semester.

Nuralamsyah dan Heri Setiawan menilai, kebijakan pembayaran itu memberatkan mahasiswa, terutama yang kemampuan ekonominya terbatas.

Mahasiswa yang diberhentikan, Heri Setiawan, demo di kampusnya, beberapa waktu lalu.
Mahasiswa yang dikeluarkan, Heri Setiawan, demo di kampusnya, beberapa waktu lalu. (HANDOVER)

Untuk membantu dua mahasiswa Fakultas Hukum Penyuluh Agama Islam itu, Ketua Komisi I DPRD Sinjai A Muh Sabir bersama angota DPRD Sinjai lainnya, Muzawwir, menemui pimpinan kampus IAIM Sinjai.

Tetapi, mediasi itu tidak membuahkan hasil. Pimpinan kampus tetap pada keputusannya mengeluarkan kedua mahasiswa ini.

"Upaya mediasi kami ditolak dan kampus tetap keluarkan mereka (mahasiswa)," kata Muh Sabir, Rabu (6/2).

Muh Sabir menjelaskan, pihak kampus menilai, pemecatan ini terkait masalah moral, karena keduanya dinilai mencemarkan nama baik kampus ke publik.

Selain itu, mereka melakukan aksi unjuk rasa dalam kampus yang mengganggu stabilitas.

Menurut pihak kampus, biaya administrasi itu merupakan kesepakatan kampus dengan mahasiswa, jauh sebelum keduanya masuk kuliah di IAIM Sinjai.

Halaman
12
Penulis: Samsul Bahri
Editor: Insan Ikhlas Djalil
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved