Demo Mahasiswa Liukang Tangayya Desak Kejari Pangkep Usut Dugaan Korupsi Kades Satanger

Mereka lalu membentangkan spanduk di depan kantor Kejari Pangkep agar seluruh staf hingga Kajari Pangkep membacanya.

Demo Mahasiswa Liukang Tangayya Desak Kejari Pangkep Usut Dugaan Korupsi Kades Satanger
munjiyah/tribunpangkep.com
Puluhan Mahasiswa Liukang Tangayya (Himalaya) Pangkep melalukan demo di Jalan poros Sultan Hasanuddin di depan Taman Musafir Pangkep, Jumat (8/2/2019). 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE - Puluhan mahasiswa Liukang Tangayya (Himalaya) Pangkep unjuk rasa meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkep untuk mengusut tuntas oknum Kepala Desa Satanger.

Pantauan TribunPangkep.com, mereka membentangkan spanduk 1x2 berwarna putih dan menutup jalan poros Sultan Hasanuddin di depan Taman Musafir Pangkep, Jumat (8/2/2019).

Personel Polres Pangkep menjaga ketat demo mulai dari Taman Musafir hingga mahasiswa membubarkan diri.

"Kami ingin Kejari Pangkep menangkap dan mengadili Kepala Desa Satanger yang diduga korupsi," kata Korlap Unjuk Rasa, Arjuna kepada TribunPangkep.com.

Arjuna kemudian menginstruksikan teman-temannya bergeser ke kantor Kejari Pangkep yang tidak jauh dari lokasi demo. Sekitar 100 meter.

Mereka lalu membentangkan spanduk di depan kantor Kejari Pangkep agar seluruh staf hingga Kajari Pangkep membacanya.

Isi tulisan di spanduk "Kejari Pangkep Adili Oknum Kades Satanger'.

Mahasiswa pulau yang datang jauh-jauh dari kampungnya ini menuntut keadilan dan sikap tegas kepada pihak kejari agar bertindak tegas kepada oknum kepala desa Satanger.

"Kami mendesak Kejari Pangkep mengusut tuntas korupsi pembangunan proyek posyandu dan perbaikan kantor desa, segera melakukan pemanggilan terhadap oknum kepala desa Satanger selaku pengguna anggaran," ujarnya.

Sementara itu, Kajari Pangkep Firmansyah Subhan menerima aspirasi para mahasiswa.

Firman berjanji akan mencari tahu laporan dari para mahasiswa Himalaya tersebut.

"Kita tadi terima aspirasi mereka dan respon, jika cuaca bagus kami akan kesana bersama mahasiswa itu ke lokasi agar melihat langsung," jelasnya.

Pihaknya juga akan berkoordinasi denga melibatkan inspektorat Pangkep apabila terdapat kerugian negara.

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved