Seorang Sopir Asal Mengkendek Dilapor Polisi, Diduga Bawa Lari Siswi 16 Tahun

Terduga pelaku berinisial JN (30), pekerjaan sopir asal Mengkendek telah membawa lari anaknya EP (16) yang masih seorag pelajar.

Seorang Sopir Asal Mengkendek Dilapor Polisi, Diduga Bawa Lari Siswi 16 Tahun
Risna/Tribuntoraja
Kasatreskrim Polres Tana Toraja, AKP Jon Paerunan. 

Laporan Wartawan TribunToraja.com, Risnawati

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Tana Toraja kembali menerima pengaduan kasus persetubuhan anak di bawah umur, Rabu (6/2/2019).

Orang tua korban, YB beralamat di Kecamatan Mengkendek tidak menerima perlakuan pelaku sehingga melapor ke Polres Tana Toraja.

Terduga pelaku lelaki berinisial JN (30), pekerjaan sopir asal Mengkendek telah membawa lari anaknya EP (16) yang masih seorang Pelajar.

Baca: Danyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel Harap Tribun Timur Selalu Terdepan Sajikan Berita Objektif

Baca: Curi Dua Unit Motor di Palu, Residivis Curanmor Ini Tertangkap Lagi

Baca: VIDEO: Bupati Luwu Utara Lihat Kondisi Keluarga Calon Penerima Bedah Rumah di Lodang

Baca: Begini Proses Perekrutan Perangkat Desa di Kampung Baru Luwu Utara

Baca: Warga Mappedeceng Luwu Utara Tutup Bendungan Baliase

YB menjelaskan sejak tanggal 15 Januari 2019, EP sudah meninggalkan rumah tanpa pamit dan meninggalkan pesan singkat, baru kembali pada Senin (4/2/2019) lalu.

Pesan singkat itu berbunyi 'tidak usahmi cari saya karena saya pergi ke Batam bersama dengan teman saya'.

Namun, belakangan ibu korban mengetahui bahwa nomor handphone yang digunakan anaknya mengirim pesan adalah milik pelaku JN.

Dari pengakuan korban EP, selama meninggalkan rumah dirinya dibawah JN ke Sukamaju Kabupaten Luwu Utara dan Mangkutana, Luwu Timur dan mengaku telah disetubuhi pelaku beberapa kali hingga disuruh pulang menggunakan mobil penumpang.

Selain itu diberikan uang sebesar Rp 200 Ribu dan pelaku JN menjanjikan akan menyusul ke rumah orang tuanya.

Kasat Reskrim Polres Tana Toraja AKP Jon Paerunan membenarkan laporan tersebut yang diterima SPKT kasus persetubuhan anak dibawah umur dan sudah ditangani oleh Unit PPA.

"Kami sudah mengantongi identitas terduga pelaku dan perintahkan unit Resmob segera melakukan penyelidikan keberadaan pelaku dan selanjutnya dilakukan penangkapan," tutup Jon. 

Baca: Ketua Persakmi Bantaeng Baca Tribun Sejak Pertama Terbit

Baca: VIDEO Kasat Lantas Polres Bantaeng: Semoga Tribun Tetap Menjadi Teman Setia Kepolisian

Baca: 3,5 Jam Kapolda Sulsel Catat Masukan dari 29 Doktor Saat Diskusi Forum Dosen Majelis Tribun

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Baca: Mantan Bintang PSM Bantu Borneo FC ke 16 Besar. Bagaimana Nasib Persib, Persipura, dan Persebaya?

Baca: Hasil Liga Inggris - Gasak Everton, Man City Gusur Liverpool dari Puncak. Lihat Cuplikan Gol

Baca: Peringati Imlek, PSMTI Sulsel Songsong Perdamaian

Baca: GM Mall PiPo Berharap Pembaca Tribun Timur Makin Banyak

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

B

Baca: Video Nenek Pengemis Viral, Diantar Motor dan Dibekali Sebotol Air Minum, Tak Lupa Diberi Dompet

Baca: Inilah Kriteria Foto-foto Instagram yang Dipastikan Terhapus, Jangan Kaget Jika Unggahanmu Hilang

Baca: Disindir Jokowi Tak Ngerti Ekonomi Makro, Prabowo Mengaku Paham Angka, Sebut APBN Bocor Rp 500 T

Baca: Dini Hari Barcelona vs Real Madrid Berakhir Seri Tuan Rumah Nyaris Dipermalukan, Berikut Video Gol

Baca: Puisi Fadli Zon Doa yang Ditukar Dibalas Romahurmuziy Katanya Bela Ulama, Tapi Menista Kiai

Baca: Lowongan Kerja BUMN Perum Percetakan Uang RI, Lulusan SMA/ SMK/ D3, Segera Daftar, Batas 7 Februari

 

Penulis: Risnawati M
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved