Jumlah Penderita DBD di Enrekang Capai 25 Orang

Bahkan, pekan ini ada tambahan pasien 16 orang di RSUD Massenrempulu yang berstatus suspek atau dicurigai menderita DBD.

Jumlah Penderita DBD di Enrekang Capai 25 Orang
Muh Azis Albar/Tribunenrekang.com
Kasi Penyakit Menular Dinkes Enrekang, Supriadi, 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Jumlah penderita penyakit Demam Berdarah Dengue atau DBD di Kabupaten Enrekang terus bertambah.

Jika di akhir Januari lalu jumlah penderita DBD mencapai 20 orang.

Kini, di awal Februari jumlah penderita sudah mencapai 25 orang.

Baca: Wapada! Sebulan Ada 695 Kasus DBD di Sulsel, Tertinggi di Pangkep dengan 157 Kasus

Baca: Belum Ada Penderita DBD Terdata di Dinkes Pinrang Tahun 2019

Baca: Lagi Musim DBD, Siapkan 10 Buah dan Tanaman Atasi Demam Berdarah, Bahannya Mudah

Bahkan, pekan ini ada tambahan pasien 16 orang di RSUD Massenrempulu yang berstatus suspek atau dicurigai menderita DBD.

"Iya bertambah lagi Januari baru 20 orang, sekarang sudah ada 25 orang, bahkan ada 16 orang di RSUD tapi masih suspek karena belum keluar hasil pemeriksaan labnya," kata Kasi Penyakit Menular Dinkes Enrekang, Supriadi, Kamis (7/2/2019).

Ia menjelaskan, makin merebaknya penyakit DBD di masyarakat seiring dengan kondisi cuaca yang berubah-ubah.

Selain itu, juga kesadaran masyarakat untuk membersihkan lingjungan tempat tinggalnya masih kurang.

"Makanya kita mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dan membiasakan hidup bersih," ujar Supriadi.

Berdasarkan data yang dihimpun TribunEnrekang.com dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Enrekang, jumlah pasien DBD pada tahun 2018 lalu mencapai 96 orang.

Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2017 yang hanya mencapai 81 orang pasien DBD.

Dari data 2018 tersebut, pasien DBD terbanyak ada di wilayah kerja Puskesmas Kota Enrekang yang mencapai 41 orang, disusul wilayah Puskesmas Anggeraja 29 pasien.

Selanjutnya, ada Puskesmas Kalosi dan Puskesmas Sudu mencapai tujuh pasien, Puskesmas Sumbang enam pasien, Puskesmas Malua empat pasien serta Puskesmas Buntu Batu dan Bungin masing-masing satu pasien.

(*)

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved