Tiga Pelaku Penganiayaan di Lapangan Andi Djemma Masuk DPO Polres Luwu

Dimana, pelaku penganiayaan tersebut berjumlah sembilan orang. Dan lainnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Tiga Pelaku Penganiayaan di Lapangan Andi Djemma Masuk DPO Polres Luwu
desi/tribunluwu.com
Enam pelaku pengeroyokan seorang pemuda di Lapangan Andi Djemma Belopa, diamankan Polres Luwu. 

Laporan Wartawan TribunLuwu.com, Desy Arsyad

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Kepolisian Resor (Polres) Luwu masih melakukan pencarian tiga pelaku penganiayaan di Lapangan Andi Djemma, Belopa, Luwu, pada Sabtu (10/11/2018) malam.

Dimana, pelaku penganiayaan tersebut berjumlah sembilan orang. Dan lainnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Sesuai keterangan yang kami peroleh pelaku jumlahnya ada sembilan orang, enam sudah kita amankan, dan tiga masih DPO," ujar Kapolres Luwu, AKBP Dwi Santoso, melalui Kasat Reskrim, AKP Faisal Syam, Senin (4/2/2019).

Faisal Syam menghimbau agar tiga pelaku yang belum tertangkap agar segera menyerahkan diri.

Sebelumnya, Kepolisian Resor (Polres) Luwu mengamankan enam pelaku pengeroyokan di Lapangan Andi Djemma, Belopa, Luwu, pada Sabtu (10/11/2018).

Korban pengeroyokan adalah, Suryanto (16), pemuda asal Desa Wara, Kecamatan Kamanre, Luwu.

Pada saat kejadian, Suryanto didatangi sekelompok pemuda, dan menyerangnya saat berada di Lapangan Andi Djemma, Sabtu (10/11/2018) malam.

Dia tidak sempat melakukan pembelaan atau melarikan diri dan terjatuh. Beberapa orang yang ada di sekitarnya melerai, dan para pelaku melarikan diri.

Suryanto melaporkan kejadian yang menimpanya di Polres Luwu, dan pihak kepolisian melakukan penyelidikan.

"Kemarin Minggu (3/2/2019) dini hari, enam pelaku penganiayaan sudah diamankan oleh tim Resmob," ujar Kapolres Luwu, AKBP Dwi Santoso, melalui Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Faisal Syam, Senin (4/2/2019).

Enam pelaku tersebut masing-masing inisial, BAL (19), BIN (15), dan DED (22) warga Desa Seppong, Kecamatan Belopa Utara.

AND (19), IP(22) warga Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa, serta RIS (20) warga Desa Bunga Eja, Kecamatan Kamanre.

"Salah satu pelaku yakni BAL saat ditangkap, membawa senjata berupa ketapel pelontar dengan sebuah anak busur terbuat dari besi," ucapnya.

Kini enam pelaku tersebut diamankan guna pmeriksaan lebih lanjut di Mapolres Luwu, Jl Merdeka Selatan, Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa.

Penulis: Desy Arsyad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved