Pemilu 2019

Netralitas Penyelenggara Pemilu dan ASN Rawan di Sulsel

Komisioner Bawaslu Sulsel Saiful Jihad, mengakui, pelanggaran Pemilu 2018 kemarin banyak melibatkan ASN, penyelenggara, dan lain-lain

Netralitas Penyelenggara Pemilu dan ASN Rawan di Sulsel
Azis/Tribun
Komisioner Bawaslu Provinsi Sulsel, Saiful Jihad 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan Saiful Jihad, mengakui, pelanggaran Pemilu 2018 kemarin banyak melibatkan aparatur sipil negara (ASN), penyelenggara, dan lain-lain.

"Di Kabupaten Gowa kemarin, kami sempat tangani dan laporkan 90 orang yang salam simbol-simbol tertentu pada Pilgub dan itu juga kami sudah selasaikan. Kami dengar baru satu sanksi yang turun yang diberikan oleh komisi ASN yang lain masih terpending di komidi ASN di Jakarta," tegas Saiful, Jumat (1/2/2019).

Saiful menambahkan bahwa di Pemilu 2019 ini sudah ada kepala desa yang vonis kareba itu tindak pidana pemilu.

"Bawaslu bisa masuk kalau tindak pidana, diluar itu tidak. Saya sampaikan ini karena sudah vonis di Takalar. Hukuman, 6 bulan penjara denda 5 juta. Sampai sekarang, ada beberapa lurah sudah dilaporkan tidak netral. Ada anggota DPRD yang lagi aktif menggunakan mobil dinas itu juga sudah di proses," kata Saiful.

Misalnya, lanjut Saiful, di Bone mobil Wakil Ketua DPRD Bone sudah dijadikan barang bukti karena diindikasikan dan dilaporkan menggunakan fasilitas negara untuk kegiatan kampanye. Ada juga caleg yang petahana melakukan reses lalu kemudian ditunggangi kampanye itu ada.

"Kami sudah sampaikan dan surati bahwa kami tidak mengawasi reses legislator, tapi yang kita awasi jangan sampai kampanye juga," ungkapnya.

Selain itu, kata Saiful, netralitas penyelenggara turus dipantau bawaslu dan jajarannya. Bukti netralitas penyelenggara bawaslu pantau itu karena kemarin banyak kasus penyelenggara dilapor ke DKPP.

"Jadi banyak hal termasuk pola recruitment penyelenggara perlu di evaluasi. Kemarin ada salah satu tim sukses yang sudah terbit SK-nya ternyata bagian dari partai. Itu ada dan pusat yang laksanakan, sampai-sampai putusan DKPP di Soppeng yang dipecat karena dia pernah menjadi anggota partai," tegas Saiful.

"Fakta-fakta itu ada dilapangan dan itu ditingkat KPU. Dibawahnya pasti banyak lagi karena kesulitan kami nanti dalam mengawasi mereka. Karena itu, satu TPS kita juga tempatkan satu orang dan tentu kami kesulitan sumberdayanya dari mana? Karena hampir kami pastikan sulit memastikan penyelenggara betul-betul steril, tapi kami akan berusaha mengawal itu karena ini rawan," ungkap Saiful.

Baca: Viral! Kakek 60 Tahun Asal Sinjai Nikahi Wanita 21 Tahun! Begini Kisah dan Segini Uang Panainya?

Baca: Prabowo Subianto Sakit Apa Hingga Tak Hadiri Konsolidasi Nasional PKS? Padahal Semua Caleg PKS hadir

Baca: Terungkap Alasan Rocky Gerung Minta Pemanggilannyaa ke Kantor Polisi Ditunda

Baca: Kakek Asal Sinjai Nikahi Wanita Berusia 21 Tahun! Keluarga Broken Home, Masa Kecil Tika Bikin Sedih

Baca: Masih Berlaku Hari Ini Promo GO-PAY PAYDAY Cashback 50 Persen, Ini Daftar Merchant Resminya

Baca: Presiden AFC dan Exco FIFA Dinobatkan Jadi Raja ke-16 Malaysia

Baca: Klub Top Italia Resmi Dapatkan Kiper Kelahiran Indonesia

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Baca: Satu Rumah Ludes Terbakar di Baraka Enrekang

Baca: Benarkah Mantan Manajer Almarhum Olga Syahputra Kini Jatuh Miskin dan Reaksi Mak Vera

Baca: Wajo Diprediksi Tak Diguyur Hujan Hari Ini, Waspada Angin Kencang

Baca: Istri Tua & Istri Muda Bersamaan Jemput Suami di Kantor Ini Terjadi Kemudian Setelah Saling Gigit

Baca: Pelajar Berbonceng Empat Tabrak Truk di Mengkendek Tana Toraja, 1 Meninggal Dunia

Baca: Jumlah Kasus Demam Berdarah di Wajo; RSUD Lamaddukelleng 58 Pasisen, RSUD Siwa 1 Pasien

A

Baca: Alasan Tika 21 Tahun Mau Dinikahi Kakek 60 Tahun di Sinjai, Berapa Uang Panaik dan Penjelasan Tante

Baca: Sudah Ada Kerugian Negara, Tersangka Penjualan Tahura di Bontobahari Bulukumba Belum Ditetapkan

Baca: Bolos, 6 Pelajar di Sengkang Wajo Diciduk Satpol PP

Baca: Puskesmas Marang Tertinggi Tangani Pasien dengan Suspec DBD

Baca: 38 Exhibitor Bakal Ramaikan PI Property Expo 2019 Mal Panakkukang, Berikut Daftarnya

Baca: Inilah Penyebab Saphira Indah Meninggal Dunia Padahal Sedang Hamil, Dikira Biasa Ternyata Berbahaya

 

Penulis: Abdul Azis
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved