Dalam Hal Pelayanan Publik, Pemprov Sulbar Dapat Predikat Buruk dari Ombudsman

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat Pemprov Sulbar mendapat predikat buruk atau rapor merah dalam hal pelayanan publik dari ombudsman

Dalam Hal Pelayanan Publik, Pemprov Sulbar Dapat Predikat Buruk dari Ombudsman
TRIBUN TIMUR/NURHADI
Asisten I Pemprov Sulbar Muhammad Natsir menerima hasil penilaian kinerja Pemprov Sulbar 2018 dari Ombudsman Sulbar, di kantor Gubernur, Selasa (29/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat Pemprov Sulbar mendapat predikat buruk atau rapor merah dalam hal pelayanan publik dari ombudsman RI Perwakilan Sulbar.

Sementara empat kabupaten lainnya, yakni Mamuju, Majene, Pasangkayu dan Mamasa mendapatkan rapor kuning atau predikat sedang.

Kepala ombudsman RI Perwakilan Sulbar, Lukman Umar, kategori rapor merah yang diterima oleh Pemprov Sulbar, dipengaruhi banyak indikator.

"Seperti standar operasional prosedur (SOP). Kemudian fasilitas layanan lain yang sudah ditentukan, ini dasarkan pada Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang layanan publik,"kata Lukman kepada TribunSulbar.com, usai pemeparan kinerja Ombudsman di kantor Gubernur Sulbar, Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Mamuju, Selasa (29/1/2019).

Lukman mengatakan, di Sulbar, belum ada daerah yang mengikuti Polman mendapat predikat lampu hijau dalam hal pelayanan publik dari Ombudsman.

Pada intinya, lanjut Lukman, kategori merah tersebut sangat dibawah standar pelayanan publik yang diharapakan, dari sisi penilaian saat proses penilaian.

"Semoga di tahun 2019 ini, semua bisa kita dorong bisa mendapatkan rapor hijau. Karena ini tahun terakhir untuk uji kepatuhan, selanjutnya akan ada survei lain,"ujarnya.

"Pemberian penilain ini adalah program nasional, bukan perwakilan. Ini berdasarkan RPJMN, sehingga anggarannya dari Jakarta,"sambungnya.

Lukman berharap, setelah pemberian predikat tersebut, Pemprov dapat duduk bersama dengan Ombudsman untuk membahasa lebih lanjut, atau membuka kekurangan yang ada.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved