Curi Ampli Masjid, Warga Sarudu Pasangkayu Diringkus Polisi

Seorang warga Kecamatan Sarudu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, Amir, diringkus oleh Unit Reskrim Polsek Sarudu

Curi Ampli Masjid, Warga Sarudu Pasangkayu Diringkus Polisi
Polres Sarudu
Amir Pelaku pencurian Ampli Masjid Nurul Hidayah Dusun Tabarodea Desa Dapurang, Sarudu.

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, PASANGKAYU - Seorang warga Kecamatan Sarudu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, Amir, diringkus oleh Unit Reskrim Polsek Sarudu, Senin (28/1/2019).

Amir diringkus atas dugaan pencurian ampli atau alat pengeras suara Masjid Nurul Hidayah, Dusun Tabarodea Desa Dapurang, Sarudu.

Kapolres Sarudu AKP AKP Yohanis peristiwa pencurian tersebut dilaporkan oleh Imam Masjid Syarifuddin, pada tanggal 19 Januari 2019.

Baca: BMKG Prediksi Selayar Hujan Ringan, Tinggi Gelombang Aman

Baca: 5 Fakta Persib Bandung Hadapi Persiwa, Kiper Bikin Frustasi hingga Misteri Nomor Punggung Vizcarra

Baca: Segini Rumah yang Hanyut dan Rusak Berat Akibat Banjir Jeneponto

Baca: Putuskan Pensiun Setelah 24 Tahun, Liliyana Natsir Raih 51 Gelar hingga Jadi Legenda Ganda Campuran

Baca: Warga Batetangnga Polman Digegerkan Kemunculan Awan Mirip Tsunami

Baca: Ketua PMI Maros Intruksikan Warga Kuri Caddi Diberi Bantuan

Baca: Aksi Spontanitas Personel Lantamal VI, Berhasil Kumpul Rp 21 Juta Untuk Korban Banjir

"Pencurian diketahui saat pak Imam mau melaksanakan Salat Subuh. Saat mau membunyikan pengaji, tapi ternyata amplinya sudah tidak ada, sehingga langsung dilaporkan ke Polsek,"kata AKP Yohanis.

Yohanis menjelaskan, beberapa hari setelah kejadian Unit Reskrim dan Intelkam Polsek Sarudu, mendapat informasi, lelaki Amir ingin menjual ampli di tukang Servis di Tanah Moni Rp 200 ribu, namun ditolak karena curiga barang tersebut hasil curian.

"Tapi tetap dia titip amplinya. Meskipun tukan servis tidak memberikan uang,"ujarnya.

Ia mengatakan, setalah dicek oleh personel Polsek Sarudu dan dicocokkan dengan ciri-ciri ampli masjid yang hilang, ternyata benar, ampli tersebut adalah ampli Masjid Nurul Hidayah Sarudu.

"Pelaku ditangkap di kediamannya di Dusun Sempo, Desa Sarudu, tidak melakukan perlawanan dan menunjukkan barang bukti lainnya,"katanya.

Setelah didalami oleh polisi, pelaku mengakuti telah mengambil ampli Masjid Nurul Hidayah, setelah pulang di salah satu acara di Dusun Tabarodea.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved