Bappeda Sulbar Bahas Percepatan Penurunan Kemiskinan

Forum terbuka tersebut juga dihadiri sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar

Bappeda Sulbar Bahas Percepatan Penurunan Kemiskinan
nurhadi/tribunsulbar.com
Bappeda Sulbar Bahas Percepatan Penurunan Kemiskinan 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Bappeda Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), menggelar dialog percepatan penurunan kemiskinan daerah di pelataran kantor Bappeda, Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kelurahan Rangas, Mamuju, Senin (28/1/2019).

Hadir sebagai narasumber Sekertaris Daerah Dr. Muhammad Idris DP, Kepala BPS Sulbar, Win Rizal, Anggota DPRD Sulbar, Amram Salimin dan Jumiati, Wakil Rektor II Unsulbar Dr. Anwar Sulili dan Kepala Bappeda Junda Maulana sendiri.

Forum terbuka tersebut juga dihadiri sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar, puluhan pegawai lingkup Pemprov Sulbar.

Junda Maulana mengatakan, dialog tersebut merupakan bagian dari tahapan proses perencanaan pemangunan. Karena,kata dia, dalam penyusunan RKPD ada yang dinamaka menganalisis isu-isu yang ada, kemudian mengevaluasi indikator capaian.

"Saat ini kita bahas, menyangkut masalah kemiskinan, modelnya kita rubah biasanya formal dalam ruangan dengan mengundang akademisi, tapi kali ini kita coba dengan sesuatu yang baru, semoga model seperti ini bisa lebih cair dan lebih efektir,"kata Junda kepada TribunSulbar.com.

Junda menuturkan, isu atau masukan yang muncul adalam dialog tersebut kaitannya dengan penanggulangan kemiskinan, akan diramu menjadi sebuah kebijakan.

"Posisi kemiskinan kita pada September 2018 berada diangkat 11,22 persen. Sedikit turun dari Maret 2018 sebesar 11,25 persen. Tapi September 2017 diangkat 11,18 persen. Nah, ini yang ingin kita evaluasi, sudah banyak program tapi bagaimana kita lakukan percepatan,"ujarnya.

Dikatakan, tahun anggaran 2019 Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, menargetkan angkat kemiskinan turun diangkat 10 persen.

Jika target itu tercapai dengan anggaran yang diolah atau digunakan oleh OPD. Maka di tahun anggaran 2020 ditargetkan turun diangkat 9,8 persen.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved