Yasser S Wahab Terpilih Sebagai Ketua Wushu Sulsel

"Kita aktifkan kembali kepengurusan Kabupaten/Kota. Kita bentuk. Setelah itu, sarana dan prasarana yang kita juga bangkitkan," jelasnya.

Yasser S Wahab Terpilih Sebagai Ketua Wushu Sulsel
wahyu/tribuntimur.com
Yasser S Wahab saat di atas mimbar Musprov PBWI Sulsel di Hotel Melia, Jl Mappanyukki, Kota Makassar, Minggu (27/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Wahyu Susanto

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Yasser S Wahab secara resmi terpilih sebagai ketua Pengurus Besar Wushu Indonesia (PBWI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (27/1/2019).

Terpilihnya Yasser S Wahab setrlah dilakukan Musyawarah Provinsi (Musprov) PBWI Sulsel, lewat jalur aklamasi di Hotel Melia Jl Mappanyuki, Kota Makassar.

Baca: The Maczman Pinrang Gelar Family Gathering di Pantai Lowita Suppa

Baca: Sekjen Hambalang: Partai Gerindra Tidak Butuh Kader Impor

Baca: TRIBUNWIKI: Ini Asal Mula Terbentuknya HFLA Makassar, dan Struktur Organisasinya Periode 2019

Ini merupakan untuk pertama kalinya Musprov PBWI Sulsel terlaksana setelah vakum selama tiga tahun lalu dan pada acara ini juga dilakukan pemilihan ketua baru.

Yasser S Wahab mengatakan, setelah dirinya terpilih sebagai Ketua PBSI Sulsel, fokus utama yang akan dilakukan adalah melakukan pembenahan.

Pembenahan itu yakni memperbaiki struktur organisasi yang cukup lama vakum.

"Pembenahan dulu, karena selama ini terbengkalai jadi ada kevakuman jadi kita lakukan pembenahan dulu secara internal. Kepengurusan kita lengkapi," ungkapnya.

Baca: Gagal Cetak Gol, Ini Komentar Bos PSM Makassar Soal Penampilan Eero Markkanen

Baca: Tumbangkan Tiga Rivalnya, Ilham Kembali Nahkodai KSR PMI Tanralili Maros

Kemudian lanjut dia, langkah selanjutnya yakni mengaktifkan kembali kepengurusan Kabupaten/Kota yang ada di Sulsel.

"Kita aktifkan kembali kepengurusan Kabupaten/Kota. Kita bentuk. Setelah itu, sarana dan prasarana yang kita juga bangkitkan," jelasnya.

Lebih lanjut, Yasser menambahkan langkah selanjutnya adalah melakukan pembinaan Wushu di Sulsel melalui sekolah-sekolah dan pembinaan atlet.

Namun untuk pembinaan yang dimaksud pihaknya belum menentukan akan memulai dari usai berapa.

"Kami masih melihat dulu, kita masuk kemana karena mau komunikasi dulu sama Disbuk (Dinas Kebudayaan Sulsel). Kalau masuk melalui usia dini dari SD, sangat bagus sekali. Tapi kalau tidak, dari SMP saja," pungkasnya.(*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube Kami: 

Follow juga akun instagram official Kami: 

Penulis: Wahyu Susanto
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved