Muhammadiyah Disaster Management Center Sulsel Bantu Korban Banjir Jeneponto

Beserta lazismu jeneponto turut serta membantu korban bencana banjir yang melanda kabupaten Jeneponto.

Muhammadiyah Disaster Management Center Sulsel Bantu Korban Banjir Jeneponto
Sapriadi Saleh
Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sulawesi Selatan beserta lazismu jeneponto turut serta membantu korban bencana banjir yang melanda Jeneponto. 

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com, Ikbal Nurkarim

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Empat hari pasca banjir bandang jeneponto, bantuan terus mengalir untuk korban baik dari perseorangan maupun dari Instansi, Sabtu (26/1/2019)

Salah satunya Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sulawesi Selatan beserta lazismu jeneponto turut serta membantu korban bencana banjir yang melanda kabupaten jeneponto.

Koordinator pengurangan resiko bencana dan kesiapsiagaan MDMC Sulsel, Sapriadi Saleh mengatakan sejak hari pertama Tim MDMC Sulsel sudah menurunkan tim di jeneponto.

Baca: Ada Apa? Rocky Gerung & Effendi Ghazali Diprotes Usai Bahas Ira Koesno Pembawa Acara Debat Pilpres

Baca: Tanggap Darurat Bencana di Sulsel Hingga 29 Januari 2019, BMKG Masih Keluarkan Peringatan Dini Cuaca

Baca: TNI-Warga Selayar Kerja Bakti, Komunitas Al Hasanah Bagi-Bagi Makanan

Baca: Dorong Partisipasi Pemilih, 55 Relawan Demokrasi Luwu Ikuti Pelatihan

"Hari Rabu, tim sudah ada ke Jeneponto dan berkoordinasi dengan muhammadiyah dan Lazismu Jeneponto," katanya keTribunJeneponto.com

"Kita sudah buat posko pelayanan banjir di kantor Muhammadiyah jalan Lanto dg Pasewang Romanga, kecamatan Binamu," tuturnya.

"Kita assessment di wilayah terdampak banjir, tim melakukan pendataan sekaligus memberikan bantuan logistik (Indomie, roti, susu, popok bayi, biskuit, air mineral, telur, beras)," jalanya

Supriadi Saleh mengaku Ia sudah memberikan bantuan kebeberapa daerah seperti sapanang, jombe, Bontomate'ne, kayu Loe barat, tamanroya, boyong, Monro-monro, kalukuang, sidenre.

"Kami turut prihatin atas bencana banjir yang di alami masyarakat jeneponto. Banyak sekali rumah hanyut dan rumah rusak parah yang kami lihat," tutupnya.

Baca: PT Sehat Herbal Syariah Launching Black Garlic Super di Makassar

Baca: Umar Minta Maaf Jika Ada Salah Kata Selama Jabat Kapolda Sulsel

Baca: Aktivitas Dermaga Pangkajene Pangkep Mulai Normal Pasca Banjir

Baca: Umar Minta Maaf Jika Ada Salah Kata Selama Jabat Kapolda Sulsel

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Baca: Berantas Sarang Nyamuk, APT-Claro Hotel Fogging Rumah Warga

Baca: Innalillahi, Kadus Barata Desa Batujala Jeneponto Ditemukan Meninggal, Diduga Tersengat Listrik

Baca: Kisah Rika yang Berjualan Mie Ayam Rp 2.000, Berawal dari Rengekan Anak Minta Jajan, Kini Jadi Laris

Baca: Aktivitas Dermaga Pangkajene Pangkep Mulai Normal Pasca Banjir

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

Baca: Bimoli 2 Liter Rp 20.500 Ribu di JD.ID

Baca: Saatnya Berburu Tiket Murah, Garuda Indonesia Beri Diskon hingga 70 Persen, Cek Rute Apa Saja!

Baca: 157 Mahasiswa Prodi Ilmu Administrasi Publik Unismuh Benchmarking di Bali

Baca: GoJek Ajak Mitra Driver Makassar Nobar Keluarga Cemara

Baca: Akses Jalan di Manuju Terputus, Bupati Gowa Antar Makanan ke Sapaya Lewat Jalur Jeneponto

Baca: Gabungan Pecinta Alam se-Tana Toraja Galang Dana untuk Korban Bencana Sulsel

Baca: Tips Sukses Wabup Luwu Timur ke Remaja: Kasih Bahagia Orang Tua

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved