Politisi Demokrat Prihatin Bencana Banjir Landa Sulsel

Calon Anggota DPRD Sulawesi Selatan asal Kabupaten Sinjai Heriwawan ikut prihatin terhadap musibah bencana alam banjir yang menimpa warga Sulsel.

Politisi Demokrat Prihatin Bencana Banjir Landa Sulsel
samba/tribun timur
Heriwawan ikut mendoakan masyarakat Sulsel khususnya yang berada di Kota Makassar, Gowa dan Maros serta kabupaten lainnya. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUN TIMUR.COM, SINJAI- Calon Anggota DPRD Sulawesi Selatan asal Kabupaten Sinjai Heriwawan ikut prihatin terhadap musibah bencana alam banjir yang menimpa ribuan warga Sulawesi Selatan.

Heriwawan ikut mendoakan masyarakat Sulsel khususnya yang berada di Kota Makassar, Gowa dan Maros serta kabupaten lainnya.

"Saya secara pribadi turut prihatin atas bencana banjir yang terjadi di Sulsel terkhusus daerah yang terdampak parah seperti Gowa, Jeneponto, Maros dan Pangkep. Mari kita doakan saudara-saudara kita agar kuat dan tabah menghadapi banjir dan longsor. Seraya kita berdoa agar Allah swt melindungi Bangsa Indonesia," kata Sekretaris DPC Partai Demokrat Jakarta Pusat ini, Jumat (25/1/2019).

Selain mendoakan para korban Heriwawan juga mengajak warga Sinjai dan Kabupaten Bulukumba untuk ikut menjaga lingkungan hidup, utamanya menjaga hutan agar tetap lestari yang berada di Kecamatan Kindang, Bulukumba, Kecamatan Sinjai Borong, Sinjai Barat dan hutan yang ada di Sinjai Barat.

Ia juga mengajak petani di daerah itu agar setiap batas kebun-kebun mereka dapat ditanami pohon. Tujuannya agar mampu menahan tanah longsoran dan terdapat resapan air. Jika gundul tentu tidak ada pertahanan air dan dapat mengakibatkan banjir bandang dan longsor seperti di Kabupaten Gowa.

Heriwawan yang juga Caleg DPRD Sulsel asal Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Bulukumba dan Sinjai menyampaikan jika diamanahkan terpilih maka salah satu upayanya yakni mendorong kebijakan pemerintah Sulsel dan khusus Bulukumba dan Sinjai aksi hijau gunung-gunung.

Berdasarkan hasil survei mantan Ketua Ikatan Pemuda Muhammadiyah Sulsel ini gunung-gunung di dua daerah itu mulai gundul. Karena itu ia mendorong kebijakan pemerintah bersama masyarakat untuk menghijaukan gunung sambil tetap digarap warga. Sehingga gunung tidak longsor, petani pun bisa sejahtera karena tetap bisa menggarap tanah tanpa merusak.

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved