Maxi Store Alauddin Sasar Masyarakat Selatan Makassar

Usai cabang pertama Maxi Tamalanrea sukses beroperasi sejak tahun 2011 lalu, Kini cabang kedua Maxi jajaki pangsa pasar di perbatasan Makassar-Gowa.

Maxi Store Alauddin Sasar Masyarakat Selatan Makassar
sanovra/tribuntimur.com
Suasana Pusat perbelanjaan Maxi Store cabang Alauddin yang resmi dibuka di Jl Sultan Alauddin, Makassar, Jumat (25/1/19). Grand Opening cabang ke 2 Maxi Store setelah cabang pertama Maxi Store di Tamalanrea akan memanjakan pengunjung dengan berbagai produk jualan elektronik, furniture, alat tulis kantor dan berbagai produk lain. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pusat perbelanjaan Maxi Store cabang Alauddin, Kota Makassar resmi dibuka, Jumat (25/1/2019) pukul 14.00 Wita.

Usai cabang pertama Maxi Tamalanrea sukses beroperasi sejak tahun 2011 lalu, Kini cabang kedua Maxi jajaki pangsa pasar di perbatasan Makassar-Gowa.

Owner Maxi Hendrik Lomewa mengaku, grand opening Maxi Store di Alauddin ini memang menyasar masyarakat Sulsel yang bermukim di Selatan Makassar.

"Pada prinsipnya kami melihat pangsa pasar di selatan Makassar ini antusias cukup kuat, pertimbuhan tiap tahunnya terus meningkat," kata Hendrik Lomewa.

Untuk itu lanjut Hendrik, pertumbuhan pangsa pasar dibangun manajemen Maxi Store ialah menyasar masyarakat yang melakukan aktivitas di poros.

"Strateginya kita melihat pangsa pasar meningkat pada poros Kota Makassar. Makanya kita tidak buat cabang di pusat kotanya," jelas Hendrik kepada tribun.

Pantauan tribun timur, para pengunjung yang datang langsung dimanja dengan berbagai produk elektronik, furniture, alat tulis kantor dan berbagai produk lain.

Mereka yang datang didominasi oleh masyarakat dari Kabupaten Gowa dan Takalar. Juga masyarakat di Kecamatan Tamalate dan Rappocini Kota Makassar.

Menurut Project Manager Maxi, Hendra Cipto, ketertarikan masyarakat daerah mulai terasa sejak cabang pertama Maxi Store Tamalanrea dibuka tahun 2011.

Pasalnya, pengunjung Maxi Store cabang Tamalanrea itu banyak yang memberikan saran dan masukan, agar Maxi dibuka di pusat kota agar akses bisa dijangkau.

"Memang salah satu pertimbangan kami ialah saran dan masukan dari kostumer kami, mereka itu kebanyakan dari luar makassar, seperti di Gowa," ujar Hendra.

Kata Hendra, animo masyarakat sesaat Maxi Alauddin dibuka terbilang bagus. Karena tudak cukup sejam, pengunjung yang datang melebihi dari perkiraan.

"Mungkin tempatnya lebih nyaman saja, karena disini kan ada tiga lantai, seperti lantai pertama ada produk elektronik dan memang tempatnya baru," jelasnya.

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved