Trade Hadirkan Revolusi Industri Pasar Forex, Blockchain Wujudkan Transparasi Trading

Integrasi teknologi Blockchain dan Metatrader 5 ini menawarkan aktivitas trading tanpa swap, tanpa komisi dan spread yang rendah.

Trade Hadirkan Revolusi Industri Pasar Forex, Blockchain Wujudkan Transparasi Trading
fadly/tribuntimur.com
CEO GIC Trade, Peter Tendean (dua dari kanan) di sela Roadshow di Hotel Claro Lt. 5 Gardenia Hall Jl AP Pettarani Makassar, Rabu (23/1/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Global Investa Capital (GIC) menerapkan teknologi Blockchain untuk menghadirkan revolusi terbaru di Pasar Foreign Exchange (Forex) dan Komoditas seperti emas)

CEO GIC Trade, Peter Tendean di sela Roadshow di Hotel Claro Lt. 5 Gardenia Hall Jl AP Pettarani Makassar, Rabu (23/1/2019) menuturkan, forex merupakan perdagangan antar mata uang asing satu dengan mata uang lainnya.

Baca: 2 Kurir Sabu Mantan Napi Diciduk BNN Sulsel dengan Barang Bukti 4,8 Kg Sabu

Baca: Cegah Abrasi, Polres, Kodim dan Pemkab Pinrang Tanam Mangrove di Ujung Tape

"Kami hadir dalam memberikan solusi yang seringkali penuh dengan masalah seperti slippage atau order diisi dengan harga yang berbeda dari harga yang diminta, biaya inap tinggi, spread atau selisih antara harga jual (bid) dan nilai beli yang besar serta komisi tinggi," kata Peter.

Risiko trading secara online, kata Peter, kian besar lantaran banyak broker ilegal yang merugikan nasabah. Namun belakangan teknologi blockchain mampu meminimalisir hal tersebut.

"Kami menyediakan transparansi dan bebas biaya kepada para penggunanya. Selain itu, aplikasi ini juga mendapat sambutan baik dari Bursa Berjangka Jakarta (BBJ), Kliring Berjangka Indonesia (KBI) dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), yang semuanya di bawah koordinasi Kementerian Perdagangan," katanya.

Baca: Cegah Abrasi, Polres, Kodim dan Pemkab Pinrang Tanam Mangrove di Ujung Tape

Baca: Update Data Korban Banjir dan Longsor di Sulsel: 23 Meninggal, 48 Hilang, Lebih 5.000 Mengungsi

Dukungan ini terlihat pada pencatatan transaksi platform GIC dimana semua transaksi secara back-to-back tercatat langsung oleh BBJ dan KBI melalui Perusahaan Berjangka yang berlisensi.

"GIC Trade berbasis di Singapura dan memiliki mitra lokal yang berlisensi, saat ini tengah menjadi magnet bagi para Trader and Market Maker dengan adanya transparansi dan sistem yang revolusioner," ujarnya.

Integrasi teknologi Blockchain dan Metatrader 5 ini menawarkan aktivitas trading tanpa swap, tanpa komisi dan spread yang rendah.

"Selain itu, aplikasi ini memberikan opsi bagi Trader untuk berganti posisi menjadi Market Maker, bahkan dalam satu akun bisa mengambil posisi kedua nya selama memenuhi minimum Margin Requirement," katanya.

Baca: Tim SAR Yon Gegana Brimob Polda Sulsel Evakuasi 438 Korban Bajir di Antang

Baca: Relawan Demokrasi KPU Parepare Bimtek Basis Pemilih

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved