Pemilu 2019

VIDEO: Alasan Warga Bambalamotu Ini Laporkan Bawaslu Pasangkayu ke Bawaslu Sulbar

Bawaslu Kabupaten Pasangkayu dilaporkan salah seorang warga, Rudy Usman, ke Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasangkayu, dilaporkan salah seorang warga, Rudy Usman, ke Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat, Jumat (18/1/2019).

Laporan tersebut terkait dugaan ketidak profesionalan Bawaslu Pasangkayu dalam memproses laporan masyarakat, terkait dugaan tindak pidana pemilu yang dilakukan salah seorang staf PPS Desa Rondongmanyang, Kecamatan Bambalamotu, atas nama Hasriani.

"Ada ketidak puasan pelapor, terkait hasil putusan Bawaslu Pasangkayu," kata Rudy kepada TribunSulbar.com, saat ditemui di kantor Bawaslu Sulbar, Jl Pontiku, Mamuju.

Baca: Kejari Sinjai Tetapkan Pengelola Koperasi jadi Tersangka, Gunakan Uang Negara Beli Lahan

Baca: Polri Buka Pendaftaran untuk Sarjana, Termasuk Bahasa Arab dan Mandarin. Ini Caranya Mendaftar!

Baca: Tarif Pesawat Naik, KPPU Sulsel Teliti Isu Kartel

Baca: Lantik IDI Parepare, Ini Pesan Ichsan Mustari

Baca: Kantor Abu Tours Dibobol Maling, Polisi Tangkap Empat Terduga Pelaku

Baca: Alasan Belajar Cagar Budaya, Anggota DPRD Luwu Timur Ramai-ramai ke Yogyakarta

"Tadi laporannya sudah diterima, kemungkinan hari Senin saya akan kembali kesini (Bawaslu) untuk melengkapi laporan,"ujar Rudy menambahkan.

Rudy mengungkapkan, dugaan tindak pidana pemilu tersebut, terkait pembagian beras rastra kepada masyarakat, yang diduga dibagikan di rumah staf PPS tersebut.

"Di rumah anggota PPS ini ditemukan stiker salah satu Caleg DPRD Pasangkayu, sehingga dilaporakan ke Bawaslu. Namun hasilnya tidak ada pidana pemilu, tapi hanya dugaan pelanggaran kode etik, sehingga Bawaslu mengeluarkan rekomedasi ditujukan ke DKPP RI melalui TPD Sulbar, untuk diproses,"kata dia.

Ia mengungkapkan, pelapor merasa tidak puas karena ada dugaan dari 11 saksi yang diperiksa oleh Bawaslu Pasangkayu, adalah saksi yang dimobilisasi oleh pihak terlapor untuk mengamankan dirinya.

"Karena dianggap aneh dan tidak memuaskan, sehingga Bawaslu Pasangkayu dilaporkan ke Bawaslu Provinsi, semoga bisa ditindak dengan serius,"tuturnya.

Baca: Kejari Sinjai Tetapkan Pengelola Koperasi jadi Tersangka, Gunakan Uang Negara Beli Lahan

Baca: Polri Buka Pendaftaran untuk Sarjana, Termasuk Bahasa Arab dan Mandarin. Ini Caranya Mendaftar!

Baca: Tarif Pesawat Naik, KPPU Sulsel Teliti Isu Kartel

Baca: Lantik IDI Parepare, Ini Pesan Ichsan Mustari

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

Baca: Levante Ajukan Protes, Akankah Barcelona Didepak dari Copa del Rey seperti Real Madrid Dulu?

Baca: 5 Artis Top di Indonesia dengan Bayaran Mahal! Luna Maya Pernah Dibayar Per Episode Rp 250 Juta

Baca: Gelandang PSM Marc Klok Siap Naturalisasi! 4 Pemain Asing Lainnya Menyusul Jadi WNI, Siapa Saja?

Baca: Jadwal Liga Inggris - Disiarkan RCTI dan MNCTV, Ada Big Match Arsenal vs Chelsea

Baca: 2 Tim Lokal Ini Bakal Uji PSM, Momen Unjuk Kemampuan Striker Eero Markkanen! Pluim Ikut Berlatih?

Baca: Latihan PSM, 4 Asisten Pelatih Terapkan Gaya Robert Rene Alberts

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved