CITIZEN REPORTER

SDN Borong Memulai Gerakan Satu Orang Satu Pohon

"Petuah-petuah sederhana disampaikan ke anak didik supaya tumbuh kesadaran mereka sejak dini," tambah Bu Indri.

SDN Borong Memulai Gerakan Satu Orang Satu Pohon
Citizen Reporter
SDN Borong Memulai Gerakan Satu Orang Satu Poho 

Rusdin Tompo, Fasilitator Sekolah Ramah Anak Melaporkan dari Manggala, Makassar

Fungsi tetumbuhan di sekolah sebagai paru-paru kota dipahami betul oleh warga SD Negeri Borong. Karena itu, Kamis (19/1/2019) pagi di sekolah yang terletak di Kecamatan Manggala, Makassar, itu dimulai Gerakan Satu Orang Satu Pohon, yang akan dilakukan setiap tahun.

"Saya mengajak siswa dan guru untuk menghutankan kembali lingkungan sekitarnya, terutama sekolah, dengan memperbanyak ruang terbuka hijau. Caranya, mereka mesti menanam pohon serta merawatnya masing-masing," jelas Dra Hj Hendriati Sabir MPd, Kepala SDN Borong.

Baca: Antisipasi Kendaraan Dicuri, Kokendra Perkasa Tawarkan Solusi dengan GPS

Baca: TRIBUNWIKI : Kenalkan Dokter Ibrahim Kasim, Ahli Bedah yang Jabat Ketua IDI Parepare

Baca: Parkir di Area Terlarang, Dishub Kota Makassar Gembok Mobil di Jl Pengayoman

Meski berlangsung sederhana, tapi gerakan penanaman pohon ini disambut antusias. Semua guru menanam masing-masing satu pohon, juga tenaga kependidikan dan sejumlah murid. Pohon yang ditanam antara lain ketapang kencana, rambutan, jambu air, jambu batu, bunga pucuk merah, lengkeng, serikaya dan mangga.

Kegiatan ini juga bagian dari mewujudkan SDN Borong sebagai sekolah Aduwiyata dan Sekolah Ramah Anak (SRA).

Kepala sekolah yang akrab disapa Bu Indri itu melanjutkan bahwa kepada siswa yang hadir dalam gerakan menanam pohon juga ditunjukkan kenyataan dan bukti-bukti telah terjadinya kerusakan lingkungan serta pencemaran udara. Akibatnya, langit di atas kita kurang cerah karena penuh dengan polusi.

Baca: 38 Pengungsi di Palu Keracunan Nasi Bungkus, Begini Kondisinya

Baca: Hengkang dari PSM Makassar, Robert Rene Alberts Terpantau Berada di Sarawak FA

Begitupun lahan di sekitar kita sering terlihat gersang, hutan-hutan ditebang sembarngan, sehingga pada musim hujan kita mengalami bencana banjir dan sebaliknya, pada musim kemarau kita mengalami kekeringan.

"Petuah-petuah sederhana disampaikan ke anak didik supaya tumbuh kesadaran mereka sejak dini," tambah Bu Indri.

Gerakan Satu Orang Satu Pohon di SDN Borong ini ditandai dengan penyerahan pohon dari Syifa, murid kelas 1, kepada Ibu Nuraeni, S.Pd yang merupakan guru kelasnya.

Baca: 14 Pendonor Asal Makassar akan Terima Penghargaan dari Presiden

Baca: Danny Pomanto Kembali Pimpin Perbasasi Sulsel

Semangat berbagi juga ditunjukkan oleh para murid, misalnya murid-murid yang membawa pohon memberikan pohonnya bagi murid yang lain. Sehingga semua murid berkesempatan menanam pohon.

Halaman
12
Penulis: CitizenReporter
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved