Hari Pertama Pencarian Nelayan Hilang di Pantai Bahari Jeneponto Tanpa Hasil

Setelah melakukan pencarian selama lima jam korban tak kunjung ditemukan, sehingga basarnas memutuskan untuk hentikan pencarian

Hari Pertama Pencarian Nelayan Hilang di Pantai Bahari Jeneponto Tanpa Hasil
ikbal/tribunjeneponto.com
Kasi Kedaruratan BPBD Jeneponto, Mus Muliyadi 

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com, Ikbal Nurkarim

TRIBUNJENEPONTO.COM, BANGKALA - Tim Basarnas dan BPBD Jeneponto menghentikan pencarian korban nelayan yang hilang saat melaut, Rabu (16/1/2019).

Setelah melakukan pencarian selama lima jam korban tak kunjung ditemukan, sehingga basarnas memutuskan untuk hentikan pencarian hari ini dan dilanjut besok.

Hal itu disampaikan Kasi Kedaruratan BPBD Jeneponto Mus Muliyadi keTribunJeneponto.

"Untuk sementara kita hentikan pencarian karena sudah malam dan juga cuaca yang tidak mendukung," kata Mus Muliyadi.

"Selain itu peralatan kita juga tidak memadai untuk melakukan pencarian malam hari," jelasnya.

Sementara itu personel Basarnas, Arman mengatakan cuaca sangat tidak mendukung apabila dilakukan pencarian malam ini.

"Tadi ombaknya sangat kuat, apalagi sekarang hujan terus sehingga tidak mungkin kita lanjutkan ini untuk keselamatan personel," kata Arman

"Juga peralatan penerangan yang kita gunakan tidak memadai, sehingga pencarian akan kita lanjutkan besok pagi," jelasnya.

Arman mengaku personel Basarnas yang melakukan pencarian lima orang dan lima orang dari BPBD Bantaeng serta BPBD Jeneponto sendiri.

Diketahui seorang nelayan bernama Irpan bin Sattuali (17) hilang saat melaut.

Perahu yang Ia gunakan ditemukan nelayan lain namun si korban tidak berada di perahu yang Ia gunakan.

Pantauan TribunJeneponto.com, hingga pukul 18.20 Wita, hujan deras terjadi di kelurahan pantai Bahari, disertai ombak yang tinggi.

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved