Benarkah 2030 Dua Kali Ramadan? Ini Buktinya

Berdasarkan perhitungan kalender Hijriyah 1451-1452, Ramadan pertama di tahun 2030 akan dimulai pada 5 Januari.

Benarkah 2030 Dua Kali Ramadan? Ini Buktinya
HANDOVER
Rektor Universitas Islam Makassar Andi Majdah M Zain membawa ceramah tarwih Minggu (20/5/2018) lalu. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Tahun 2030 diyakini sebagai hari spesial bagi umat Islam di seluruh dunia. Pasalnya, di tahun itu, umat Muslim akan menjalani Ramadan selama dua kali yakni di awal dan di akhir tahun.

Berdasarkan perhitungan kalender Hijriyah 1451-1452, Ramadan pertama di tahun 2030 akan dimulai pada 5 Januari. Sedangkan Idul Fitri berlangsung pada Kamis, 4 Februari.

Sementara Ramadan kedua akan dimulai pada Kamis 26 Desember atau sehari setelah perayaan Natal 2030.

Kondisi ini juga pernah terjadi pada tahun 2000 lalu. Awal Ramadan berlangsung pada 5 Januari sementara awal Ramadan kedua berlangsung pada 27 Desember.

Kok bisa? Hal ini bisa terjadi karena perhitungan bulan Hijriyah dan Masehi berbeda. Jumlah hari di tahun Masehi yakni 365 hari. Sementara tahun Hijriyah hanya 355 hari. Dalam hal ini terjadi selisih 10 sampai 11 hari dalam setahun.

Inilah yang menjelaskan bulan Ramadan selalu maju 10 hari setiap tahun Masehi.

Dengan perhitungan ini, akan terjadi dua kali Ramadan setiap 30 tahun dan dua kali Idul Fitri dalam kurun waktu 36 atau 37 tahun.(*/tribun-timur.com)

Ramadan pertama di awal 2030
Ramadan pertama di awal 2030 (handover)

Desember 2030

Ramadan kedua di akhir 2030
Ramadan kedua di akhir 2030 (Handover)
Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Muh. Irham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved