Karena Permintaan Keluarga, Biddokkes Polda Sulsel Bongkar Makam di Pajukukang Bantaeng

Tim Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulsel membongkar makam Sitti binti Jumalah di Dusun Papanloe, Desa Papanloe, Kecamatan Pajukukang

Karena Permintaan Keluarga, Biddokkes Polda Sulsel Bongkar Makam di Pajukukang Bantaeng
Humas Polres Bantaeng
Tim Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) membongkar makam Sitti binti Jumalah di Dusun Papanloe, Desa Papanloe, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Selasa (15/1/2019). 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Tim Forensik Dokpol Biddokkes Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) membongkar makam Sitti binti Jumalah di Dusun Papanloe, Desa Papanloe, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten bantaeng, Selasa (15/1/2019).

Pembongkaran makam itu untuk dilakukan otopsi oleh tim forensik atas permintaan keluarga.

Pihak keluarga menduga adanya kekerasan fisik atau penganiayaan yang mengakibatkan almarhum meninggal dunia.

Baca: TRIBUNWIKI: Motor Mogok Saat di Sekitar Jl Bonto Duri Makassar? Ini 4 Bengkelnya

Baca: Ahok Bebas Penjara Tak Lama Lagi, Ini 10 Potret Terbaru Veronica Tan Eks Istri Ahok

Baca: Jelang Debat Pilpres, Prabowo Beri Pidato Kebangsaan: Cadangan Beras Hanya Tahan 3 Minggu, Benarkah?

Baca: Gaji Perangkat Desa Selevel PNS Golongan IIA, Berapa Besaran Gajinya? Tahun Ini PNS Naik Gaji 5 %

Baca: KABAR GEMBIRA Besaran Gaji Perangkat Desa 2019 akan Setara Gaji PNS Golongan IIA, Cek Rinciannya!

Baca: Masalah Evi Masamba Jarang Muncul di Stasiun TV Kembali Diungkit, Ternyata Ini Sebenarnya Terjadi

Baca: Terima Adipura, Wabup Bulukumba Apresiasi Kinerja Petugas Kebersihan

Baca: 8 Updating Transfer: Bek Persib Hengkang ke Arema FC, Fix PSM, Bali United, Persebaya, Persija & MU

Baca: Ditutup Hari Ini, Baru 28 Pendaftar Relawan Demokrasi di KPU Soppeng

Pembongkaran makam dipimpin oleh AKP Zulkarnaen selaku Ketua Tim Forensik bersama 10 orang rekannya dari tim forensik.

Dia meminta agar selama proses tidak mengalami gangguan, karena jika terjadi maka tim akan menghentikan proses tersebut.

Dia juga meminta agar tidak ada pihak selain keamanan yang boleh melewati garis polisi yang sudah dipasang.

"Kami berharap agar dalam kegiatan inu tidak mendapat gangguan karena tim bekerja atas nama undang-undang," ujarnya.

Hasil pemeriksaan Tim Forensik tersebut akan dibawa ke Labfor Makassar untuk dilakukan penelitian lebih lanjut. Serta untuk mengetahui penyebab dari meninggalnya almarhum.

Setelah dilakukan Outopsi, jenazah almarhum tidak lagi disemayamkan ditempat semula dan namun dipindahkan ke Pemmelangang, Desa Bonto Rannu, Kecamatan Uluere, Bantaeng, atas permintaan keluarga.

Pembongkaran makam itu disaksikan juga oleh Kapolres Bantaeng, AKBP Adip Rojikan, didampingi sejumlah pejabat Polres Bantaeng serta 27 personil gabungan dari Polres Bantaeng dan Polsek Pajukukang

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

Baca: Pembobol Rumah Jaksa Ditembak Tim Jatanras Polrestabes Makassar

Baca: Agenda Gubernur Sulbar Hari Ini, Salah Satunya Rakor Persiapan Latsar CPNS

Baca: Hati-hati Melaut di Kepulauan Selayar, Tinggi Gelombang Capai 2,5 Meter, Kategori Tak Aman

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved