Pelaku Penyekapan dan Pemerkosaan Anak Dibawah Umur Ditembak Polisi

Rahmat ditembak oleh tim gabungam Polrestabes Makassar, usai ditangkap di Jl Sultan Alauddin, Kecamatan Tamalate, Makassar,

Pelaku Penyekapan dan Pemerkosaan Anak Dibawah Umur Ditembak Polisi
DARUL/TRIBUN-TIMUR
Tiga tersangka kasus penyekapan dan pemerkosaan saat dirilis di Markas Polrestabes Makassar. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Salah satu tersangka penyekapan dan pemerkosaan anak dibawah umur, I (14), Rahmat Hidayat (20) ditembak polisi.

Rahmat ditembak oleh tim gabungam Polrestabes Makassar, usai ditangkap di Jl Sultan Alauddin, Kecamatan Tamalate, Makassar, Senin (14/1/2019) tadi subuh.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo mengungkapkan, tersangka ditembak karena melawan tim Reserse saat dilakukan pengembangan.

"Ya pelaku melakukan perlawanan usai ditangkap, padahal saat pengembangan anggota sudah peringatkan agar jangan melakukan perlawanan," ungkap Wahyu.

Baca: Menara Al Markaz Mangkrak 2 Tahun, Dinas PU Tak Tahu Batas Perampungan  

Baca: 11 Fakta Tentang Dosen Bergelar Doktor Terpergok Selingkuh dengan Mahasiswi Semester Satu

Baca: Piala Adipura 2018, Kepala DLHD Wajo: Ini Persembahan untuk Masyarakat

Pelaku Rahmat merupakan tersangka atau otak utama penyekapan gadis asal Gowa. Rehamat ditembak dibagian kaki kanan, dia dirawat di RS Bhayangkara.

Sebelum Rahmat Hidayat diciduk dan ditembak tim gabungan. Dua rekannya, Saleh (30) warga asal Jeneponto dan Amran (20) warga asal Gowa, ditangkap.

Keduanya ditangkap oleh tim Reskrim Polsek Tamalate di tempat kerja pelaku di Jl Sultan Alauddin, pada sebuah mebel Kayu, tepat depan Mapolsek Rappocini.

Kombes Wahyu menyebut dua pelaku, Saleh dan Amran merupakan temannya Rahmat di Mebel kayu. Saleh dan Amran diajak untuk menggauli juga korban I.

"Jadi tersangka yang ditembak ini ajak rekannya itu (Saleh dan Amran), mereka menyekap korban sejak jumat dan sabtu baru korban berhasil lari," jelas Wahyu.

Saat ini, tiga tersangka bejat itu sudah ditahan dan diterungku di ruang tahanan Mapolrestabes Makassar, untuk diproses lebih lanjut ke meja Pengadipan. (*)

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved