Difabel Tuli Banyak Jadi Korban Perkosaan di Sulsel, PerDIK Sesalkan Penegakan Hukum

Difabel adalah istilah seseorang yang mempunyai kelainan fisik dan/atau mental yang dapat mengganggu atau rintangan baginya melakukan secara normak.

Difabel Tuli Banyak Jadi Korban Perkosaan di Sulsel, PerDIK Sesalkan Penegakan Hukum
Dokumen Pribadi
Fauziah Erwin SH MH 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kasus kejahatan kemanusiaan terhadap difabel di Sulawesi Selatan tergolong tinggi.

Namun disesalkan, para pelaku kejahatan seksual tersebut jarang mendapatkan tindakan hukum yang tegas.

Pengacara Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (PerDIK) Sulawesi Selatan Fauziah Erwin mengungkapkan hal itu dalam rilisnya ke tribun-timur.com, Senin (14/1/2019).

“Mungkin karena polisinya tidak mengerti bahasa isyarat sehingga kesulitan mengambil keterangan korban misalnya atau faktor faktor lain,” tulis Fauziah via whatsApp.

Difabel adalah istilah bagi seseorang yang mempunyai kelainan fisik dan/atau mental yang dapat mengganggu atau merupakan rintangan dan hambatan baginya untuk melakukan secara normal.

Baca: BREAKING NEWS: Polda Sulsel Resmi Tahan Tiga Tersangka Kasus Korupsi Proyek MAN IC Gowa

Baca: Ini Penyebab Besarnya Stunting di Enrekang

Berikut ini data PerDIK Sulsel yang mencatat jumlah kasus pidana dengan difabel sebagai korban di Sulsel sejak 2017 hingga awal Januari 2019.

Tahun 2017

1. Kabupaten Bone
- Kasus: perkosaan dengan korban difabel mental
- Kasus: Pengancaman dan perusakan dengan korban difabel daksa

2. Kabupaten Bulukumba
- Kasus: perkosaan dengan korban difabel tuli.

3. Kabupaten Soppeng
Kasus: perkosaan dengan korban difabel tuli

Halaman
123
Penulis: Jumadi Mappanganro
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved