OJK Prediksi Asuransi Tumbuh Signifikan di 2019

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso optimistis aset asuransi nasional dapat meningkat double digit.

OJK Prediksi Asuransi Tumbuh Signifikan di 2019
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD FADLY ALI
Kepala OJK Sulampua, Zulmi 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK yakin industri asuransi nasional bakal tumbuh signifikan di tahun 2019.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso optimistis aset asuransi nasional dapat meningkat double digit.

Hal ini sejalan dengan kinerja perekonomian nasional yang diproyeksikan tumbuh 5,3 persen dengan inflasi relatif rendah di level 3,5 persen.

Baca: Ke India Sekarang Bebas Biaya Pembuatan Visa, Cek Disini Caranya, Bisa Lewat Online

Baca: Buku Gerbang Emas Karya None Diminati Anak Millenial

Baca: Perhimpunan Profesi Pilot Indonesia Deklarasi Mendukung Joko Widodo-Maruf

"Pada sektor keuangan non bank ada kenaikan. Pertumbuhan aset asuransi jiwa diperkirakan tumbuh sebesar 10-13 persen,” ujar Wimboh di Jakarta.

Sementara OJK percaya sektor asuransi umum tahun ini juga diperkirakan naik 14-17 persen. OJK juga memperkirakan aset perusahaan pembiayaan akan tumbuh 8-11 persen tahun ini.

Aset dana pensiun diperkirakan tumbuh moderat sekitar 7-9 persen untuk Dana Pensiun Pemberi Kerja dan untuk Dana Pensiun Lembaga Keuangan 13-16 persen.

Menanggapi hal tersebut, Kepala OJK Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) Zulmi merespon positif hal tersebut.

Apalagi, kata dia, capaian asuransi tahun 2018 di Sulsel tumbuh double digit.

"Maaf angkanya saya lupa, lagi di luar kota. Intinya, di 2019 semakin tinggi kesadaran masyarakat akan pengelolaan risiko dan tepat bila asuransi dipergunakan.

Olehnya itu ahun 2019 kita harus optimis asuransi di Sulsel akan tumbuh double digit pula," katanya. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved