Warga Pitumpanua Komentari Adipura, Begini Tanggapan DLHD Wajo

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kabupaten Wajo, Andi Baso Iqbal pun mengupayakan kebersihan di luar Sengkang, juga bisa diatasi.

Warga Pitumpanua Komentari Adipura, Begini Tanggapan DLHD Wajo
Hardiansyah Abdi Gunawan
Sampah di bantaran sungai Siwa, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo. 

Laporan wartawan TribunWajo.com, Hardiansyah Abdi Gunawan

TRIBUNWAJO.COM, WAJO - Kabupaten Wajo kembali meraih Piala Adipura. Rencananya, penyerahan Piala Adipura tersebut bakalan berlangsung di Auditorium Dr Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta pada Senin (14/01/2019) mendatang.

Piala Adipura tersebut adalah Piala Adipura ke 10 Wajo, yang diraihnya masing-masing pada 2006, 2007, 2009, 2010, 2011, 2012, 2013, 2016, 2017, dan 2018.

Baca: Ini Bukti Artis Inisial AC TP, BS, ML & RF Terlibat Prostitusi Online, Cara Mucikari Tawarkan Klien

Baca: Persebaya Sulit Cari Pengganti David da Silva, Bobotoh Bikin Petisi Tolak Srdjan Lopicic, PSM?

Baca: Penyekap Siswi SMP Asal Gowa Setubuhi Korbannya 10 Kali

Baca: Kenalan di Facebook, Siswi SMP di Gowa Ini Disekap Pemuda Nyaris Sebulan! Bagaimana Nasibnya?

Baca: Kronologi Pak Dosen Berduaan dengan Mahasiswi di Kosan Digrebek Istri & Anak, yang Terjadi Kemudian

Baca: Diungkap Robby Abbas, Hotman Paris Penasaran Segini Tarif Melaney Ricardo Jika Ikut Prostitusi Artis

Meski demikian, Piala Adipura yang diraih Kabupaten Wajo tersebut menjadi kontras dengan apa yang terjadi di wilayah utara Kabupaten Wajo. Adalah di Kecamatan Pitumpanua, sampah bertumpuk tak teratasi di sejumlah titik vital, seperti di sungai, di pinggir jalan masuk Pelabuhan Bangsalae, Siwa, dan di Jl Poros Palopo-Makassar, tepatnya di Desa Buriko, Kecamatan Pitumpanua.

Olehnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kabupaten Wajo, Andi Baso Iqbal pun mengupayakan kebersihan di luar Sengkang, juga bisa diatasi.

"Ini bukan berarti kita tidak mengurus dan mengelola sampah di luar Sengkang. Tidak. Tapi, kita lakukan secara bertahap, setiap tahun kita akan benahi kecematan lain," katanya kepada Tribunwajo.com, Jumat (11/01/2019).

Baca: Ridwan Kamil & Nurdin Abdullah Dilapor Gegara 1 Jari, Bandingkan Nasib Anies Baswedan yang 2 Jari

Baca: Kronologi Pak Dosen Berduaan dengan Mahasiswi di Kosan Digrebek Istri & Anak, yang Terjadi Kemudian

Baca: Eks Muncikari Robby Abbas Blak-blakan ke Hotman Paris Hutapea: 100 Artis, 50 Model, 30 Pramugari

Penanganan kebersihan yang dimaksudkan Andi Baso Iqbal, adalah kecamatan sudah mampu mengelola sendiri sampahnya secara mandiri. Tentu, produksi sampah di pusat kota kabupaten dan kecamatan-kecamatan memiliki porsi yang berbeda.

"Itulah yang akan kita lakukan secara bertahap, akhir 2018 lalu kita sudah berikan mobil operasional di Pitumpanua dan akan beroperasi tahun ini, kita target Kecamatan Tanasitolo untuk tahun ini juga," katanya.

Dirinya berharap, dengan keterbatasan anggaran yang ada di DLHD Kabupaten Wajo, permasalahan kebersihan dan sampah di kecamatan-kecamatan menjadi tanggungjawab pemerintah kecamatan.

"Jika setiap kecamatan sudah mandiri kelola sampahnya, Pak Camat yang punya wewenang, kita cuma koordinasikan," katanya.

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved