Hanya Dua Tambang Galian C Legal di Desa Balong Bulukumba

uluhan Tambang Galian C ilegal kembali beroperasi di Desa Balong, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Hanya Dua Tambang Galian C Legal di Desa Balong Bulukumba
Dok. TribunBulukumba.com
DPRD Bulukumba melakukan peninjauan terkait aktivitas tambang pasir, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Puluhan Tambang Galian C ilegal kembali beroperasi di Desa Balong, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Hal tersebut meresahkan warga, pasalnya, aktivitas tambang tersebut telah merusak sungai Balantieng yang juga berdampak pada rusaknya perkebunan warga.

Kepala Desa Balong, Syafri, yang dikonfirmasi, Jumat (11/1/2019), menuturkan, bahwa pusat tambang ilegal di desanya berada di dua titik.

Baca: Disampaikan Ustaz Yusuf Mansur, Hamba Allah Sedekah Jet Pribadi Antar Ustaz Arifin Ilham ke Malaysia

Baca: Lowongan Kerja BUMN Bulog, Lulusan SMK D3 & S1, Segera Daftar Online di Link Ini, Tutup 13 Januari

Baca: Lowongan Kerja PT Angkasa Pura I, Dicari Minimal Lulusan D3, Cek Syarat & Daftar Online di Link Ini

Baca: Heboh Beredar Video Hubungan Suami-Istri Antara Ayah & Anak Terjadi di Indonesia

Baca: Aktivis Pertanyakan Pemanfaatan Videotron, Biaya Sewa Dianggarkan Rp 840 Juta di APBD Sinjai 2018

Baca: Parepare Raih Adipura Berkat Jumat Peduli Prakarsa Taufam Pawe

Baca: Madura United Gaet Mantan Bek Tangguh Persija, Sudah Rekrut 7 Pemain Top! Bagaimana PSM?

Yakni Dusun Longki dan juga Dusun Pabbentengang. Namun, ia mengaku tak dapat berbuat banyak, pasalnya banyak warganya yang bergantung hidup dari tambang tersebut.

Syafri menambahkan, dari puluhan tambang galian C yang beroperasi, hanya dua yang legal. Satu milik PT Harfiah Grup dan satu lainnya milik Politisi PPP Bulukumba, H Askar HL.

"Hanya dua yang legal, milik H Askar dan PT Harfiah Grup. Untuk tertibkan tambang ini, aparat desa tak bisa berbuat banyak. Jadi kita minta tim satgas untuk turun tangan," ujarnya.

Syafri membeberkan, penertiban yang dilakukan oleh tim satgas, belum memberikan hasil yang maksimal untuk menghentikan aktivitas galian tersebut. 

Baca: Keunikan Si Bungsu Pantik Air Mata Senator Asal Sulsel, Iqbal Nangis Lihat Anaknya di Depan Kakbah

Baca: Ridwan Kamil & Nurdin Abdullah Dilapor Gegara 1 Jari, Bandingkan Nasib Anies Baswedan yang 2 Jari

Baca: Ridwan Kamil & Nurdin Abdullah Dilapor Gegara 1 Jari, Bandingkan Nasib Anies Baswedan yang 2 Jari

Baca: Suporter Kritik Rekrutan Baru Persija, Asisten Pelatih Minta Fans Jangan Khawatir

Baca: VIDEO: Tim Jokowi di Sulbar Laporkan Pengrusakan Baliho

Baca: Siswi SMA 2 Makassar Juara Komik Tingkat Dunia

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

 

Baca: Misteri Golfer TBIG dan TRG, Terbanyak Berkorban Duit untuk Kemenangan Jokowi - KH Maruf Amin

Baca: VIDEO: Penambang se-Bone Unjuk Rasa Tuntut Revisi Perda

Baca: Erupsi Gunung Agung di Bali, BNPB Imbau Warga Menjauh

Baca: Eks Muncikari Robby Abbas Blak-blakan ke Hotman Paris Hutapea: 100 Artis, 50 Model, 30 Pramugari

Baca: Jarot-Doyok Pemain Film Jalangkote Rasa Keju Bahas Pilpres di Tribun

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved