Di Sidrap, Kursus Bahasa Inggris Bisa Bayar Pakai Sampah Plastik

Satu lagi gagasan menarik dari Kabupaten Sidrap. Aktivis lingkungan merintis kursus Bahasa Inggris yang bisa dibayar dengan sampah plastik.

Di Sidrap, Kursus Bahasa Inggris Bisa Bayar Pakai Sampah Plastik
Haris
Para penggagas Belajar Bahasa Inggris Bayar Pakai Sampah Plastik (foto M Haris SyahTribunSidrap.com) 

Laporan Wartawan TribunSidrap.com, M Haris Syah

TRIBUNSIDRAP.COM, MARITENGNGAE - Satu lagi gagasan menarik dari Kabupaten Sidrap. Aktivis lingkungan merintis kursus Bahasa Inggris yang bisa dibayar dengan sampah plastik.

Hal itu terungkap pada pertemuan aktivis Laskar Ijo, Nasri A dengan Wakil Ketua Bidang kemahasiswaan STKIP Muhammadiyah Rappang Syamsu Tang, serta perwakilan Himaprodi Bahasa Inggris dan English Student Associaton (ESA).

Baca: Ini Bukti Artis Inisial AC TP, BS, ML & RF Terlibat Prostitusi Online, Cara Mucikari Tawarkan Klien

Baca: Persebaya Sulit Cari Pengganti David da Silva, Bobotoh Bikin Petisi Tolak Srdjan Lopicic, PSM?

Baca: Penyekap Siswi SMP Asal Gowa Setubuhi Korbannya 10 Kali

Baca: Kenalan di Facebook, Siswi SMP di Gowa Ini Disekap Pemuda Nyaris Sebulan! Bagaimana Nasibnya?

Baca: Kronologi Pak Dosen Berduaan dengan Mahasiswi di Kosan Digrebek Istri & Anak, yang Terjadi Kemudian

Baca: Diungkap Robby Abbas, Hotman Paris Penasaran Segini Tarif Melaney Ricardo Jika Ikut Prostitusi Artis

"Program kerjasama yang digagas yaitu pengabdian dan pemberdayaan berbasis pendidikan lingkungan dengan konsep "Belajar Bahasa Inggris Bayar Pakai Sampah Plastik" jelas Nasri yang akrab disapa Onchas, Jumat (11/1/2019)

Ia memaparkan, peserta yang ingin ikut kursus Bahasa Inggris wajib membawa sampah plastik dengan kriteria dan jumlah tertentu.

"Ini unik karena hal yang seperti ini masih bisa dihitung jari di Indonesia," ujarnya.

Program ini direncanakan akan dilaksanakan bulan ini. Konsepnya outdoor di Kelurahan Kanyuara.

Sebagai permulaan, siswa-siswi SD 3 dan 4 Watang Sidenreng akan diajak sebagai peserta.

"Kegiatan ini akan menjadi media pembelajaran bagi kami sebagai mahasiswa untuk berinteraksi dengan masyarakat khususnya pendidikan lingkungan," tambah Abdul Rahman selaku Ketua ESA.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari STKIP Rappang. Para penggagas juga mengharapkan dukungan dari Pemda Sidrap. 

Baca: Ridwan Kamil & Nurdin Abdullah Dilapor Gegara 1 Jari, Bandingkan Nasib Anies Baswedan yang 2 Jari

Baca: Kronologi Pak Dosen Berduaan dengan Mahasiswi di Kosan Digrebek Istri & Anak, yang Terjadi Kemudian

Baca: Eks Muncikari Robby Abbas Blak-blakan ke Hotman Paris Hutapea: 100 Artis, 50 Model, 30 Pramugari

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

Penulis: M haris syah
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved