BMI Kerja Sama Dukcapil, Percepat Standar Pelayanan

Regional Head BMI Sulampua, Ahmad S Ilham yang ditemui di Anomali Coffee Jumat (11/1/2019) menuturkan, kerja sama yang dilakukan pusat sangat tepat.

BMI Kerja Sama Dukcapil, Percepat Standar Pelayanan
Fadly/Tribun Timur
Regional Head BMI Sulampua, Ahmad S Ilham yang ditemui di Anomali Coffee Jumat (11/1/2019) menuturkan, kerja sama yang dilakukan pusat sangat tepat. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk atau Bank Muamalat menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil atau Dukcapil Kementerian Dalam Negeri terkait akses pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK), data kependudukan dan KTP elektronik.

Regional Head BMI Sulampua, Ahmad S Ilham yang ditemui di Anomali Coffee Jumat (11/1/2019) menuturkan, kerja sama yang dilakukan pusat sangat tepat.

Hal ini merupakan upaya untuk memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat. Utamanya peningkatan layanan kepada nasabah Muamalat.

Baca: Kalau Artis MR (Melanie Ricardo), itu Kira-kira Harganya Berapa? ini Jawaban Robby Abbas

Baca: Polsek Tamalanrea Masih Selidiki Pelaku Begal yang Diamuk Warga di Jl Ir Sutami

Baca: Honorer di SMKN 2 Luwu Keluhkan Gaji Tak Dibayar Sesuai SK Provinsi

"Sebab, bank akan lebih cepat dan mudah dalam mengakses data nasabah secara lebih akurat dan komprehensif," ujar Ilo sapaannya.

Akses yang mudah akan mempercepat standar layanan bagi nasabah dan pencegahan tindakan kejahatan melalui pemalsuan identitas. Hal ini akan membuat proses verifikasi data yang mudah dan memberikan kenyamanan bagi nasabah.

"Selain mempercepat layanan untuk nasabah, melalui kerjasama ini bank dapat melakukan mitigasi risiko khususnya menghindari pemalsuan data dan rekening fiktif," katanya.

Lebih lanjut, Permana meyakini kerja sama bermanfaat besar bagi industri perbankan yang mengusung asas kehati-hatian dalam bisnisnya. Basis data kependudukan yang tertata rapi akan memudahkan lembaga keuangan dalam melakukan verifikasi data nasabah.

Ada tiga jenis pemanfaatan data penduduk yang dapat diakses oleh lembaga pengguna.

Pertama, data agregat yang meliputi himpunan data perseorangan yang berupa data kuantitatif dan data kualitatif.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved