Awal Tahun, Polres Tana Toraja Sudah Tangani 3 Kasus Pemerkosaan Anak di Bawah Umur

Kasus pertama mengamankan MMT (19) yang menyetubuhi korban VVK (13) di Objek Wisata Karre Nanggala pada 21 Desember 2018 lalu.

Awal Tahun, Polres Tana Toraja Sudah Tangani 3 Kasus Pemerkosaan Anak di Bawah Umur
Humas Polres Tana Toraja
Kapolres Tana Toraja, AKBP Julianto P Sirait saat memimpin apel pedana di Mapolres Jalan Bhayangkara No 1 Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulsel, Rabu (2/01/2019). 

Laporan Wartawan TribunToraja.com, Risnawati

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Kepolisian Resor (Polres) Tana Toraja merilis kasus pemerkosaan anak di bawah umur yang terjadi di awal tahun 2019.

Satreskrim Polres Tana Toraja telah mengamankan para pelaku pada tiga kasus tersebut.

Kasus pertama mengamankan MMT (19) yang menyetubuhi korban VVK (13) di Objek Wisata Karre Nanggala pada 21 Desember 2018 lalu.

Kemudian GP (20), diamankan setelah menyetubuhi korban MP (17) di Kecamatan Rantepao atas laporan polisi yang masuk pada malam tahun baru, 31 Desember 2018.

GP diamankan di rumahnya, Kelurahan Sarira, Kecamatan Makale.

Kasus ketiga, pelakunya seorang petani SM (40), menyetubuhi siswi SMP berinisal AG (12) yang kejadiannya pada Agustus 2018.

"Awal Januari 2019, kami menangani empat kasus pemerkosaan, tiga diantaranya korban dibawah umur, sejak tahun 2018 ada 35 kasus kami ungkap," ujar Kapolres Tana Toraja, AKBP Julianto P Sirait saat dihubungi TribunToraja.com, Jumat (11/1/2019).

Dikatakan Julianto, Polres Tana Toraja mengambil langkah serius untuk memerangi kasus asusila tersebut selain melakukan penegakan hukum.

Kedepan, Polres Tana Toraja akan memberdayakan pemerintah daerah dua Kabupaten dengan bekerjasama Dinas Sosial dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2 TP2A).

Halaman
12
Penulis: Risnawati M
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved