Uang Raib Rp 24 Juta di ATM, Warga Pangkep Melapor ke Polres Maros

Berdasarkan rekening koran, saldo awal korban di Bank sebesar Rp 84,2 juta. Namun sudah beberapa kali ditarik.

Uang Raib Rp 24 Juta di ATM, Warga Pangkep Melapor ke Polres Maros
munjiyah/tribunpangkep.com
Kasatreskrim Polres Pangkep, Iptu Deni Eko Prasetyo 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Seorang warga Biring Kassi, Desa Bulu Cendea, Kecamatan Bungoro, Pangkep, Jamaluddin (27) datang ke Polres Maros, untuk melaporkan kasus pencurian yang dialaminya, Kamis (10/1/2019).

Laporan pencurian uang di ATM BRI sebesar Rp 24 juta tersebut, bernomor LP:13/I/2019/SPKT/RES Maros.

Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Deni Eko menjelaskan kronologi pencurian tersebut.

Baca: Bupati Bone Bahas Tambang Galian C di Tribun Timur

Baca: Begini Kisah Pemuda Mamuju Ini Nikahi Wanita Australia

Baca: Rumah Siap Huni di Tanjung Bunga Mulai Rp 430 Jutaan

Berdasarkan rekening koran, saldo awal korban di Bank sebesar Rp 84,2 juta. Namun sudah beberapa kali ditarik.

Deni menyampaikan, pada tanggal 1 Januari 2019, korban mengecek saldo rekening BRI miliknya di Maros. Saat itu, sisa saldo sebesar Rp 74.332.338.

Selanjutnya tanggal 8 Januari 2019, korban mentransfer uang ke rekening adiknya, Mustari sebesar Rp 1,5 juta, tanpa mengecek saldo terakhir.

"Setelah beberapa hari, korban dihubungi oleh rekannya Rahmat Firmansyah melalui ponsel. Rahmat menyampaikan supaya korban segera mengecek saldonya," katanya.

Baca: Dokter Timnas Angkat Bicara Terkait Kondisi Cedera Hilman, Apakah Parah?

Baca: Tabloid Obor Rakyat Akan Kembali Terbit, Ini Reaksi Menhumkam

Baca: Video Detik-detik Ariel Noah & Luna Maya Teleponan, Bagaimana Kabar Cut Tari?

Hari ini, korban mengecek saldo terakhir di BRI Pangkep untuk memastikan sisa saldo. Korban menemukukan, saldo rekening sudah terdebet secara penarikan tunai di ATM sebanyak 11 kali.

Setiap kali terdebet, uang korban keluar dari mesin ATM mulai Rp 2 juta sampai Rp 2,5 juta. Saldo terakhir Rp 61.832.338.

"Kasus ini sementara kami selidiki, untuk mengungkap pelakunya," katanya.(*)

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

 

Penulis: Ansar
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved