KPU dan Bawaslu Enrekang Sambangi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa

"Kita ingin makukan sosialisasi ke desa-desa terkait masalah kesadaran berdemokrasi di Kabupaten Enrekang terkhusus di tingkat desa," kata Muhammad.

KPU dan Bawaslu Enrekang Sambangi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa
Muh Azis Albar/Tribunenrekang.com
Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Enrekang terus bergerak melakukan sosialisasi terkait pentingnya kesadaran masyarakat menjadi bagian dalam pelaksanaan Pemilu 2019. 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Enrekang terus bergerak melakukan sosialisasi terkait pentingnya kesadaran masyarakat menjadi bagian dalam pelaksanaan Pemilu 2019.

Kali ini mereka, menyambangi Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Enrekang di Gedung Gabungan Dinas (Gadis), Kelurahan Leoran, Kecamatan Enrekang, Kamis (10/1/2018).

Baca: Kabag Aset Setda Enrekang: Masih Banyak Aset Daerah Belum Bersertifikat

Baca: Kadir Halid Juga Dukung Nurdin Halid Jabat Ketua Alumni UNM

Baca: Sekretariat DPD PKS Luwu Utara Dibobol Maling, 4 HP Tim Survei Partai Raib

Menurut Komisioner Divisi SDM dan Partisipas Masyarakat KPU Enrekang, Muhammad Yunus, kunjungannya ke kantor DPMD untuk mensosialisasikan gerakan Desa Sadar Demokrasi.

"Kita ingin makukan sosialisasi ke desa-desa terkait masalah kesadaran berdemokrasi di Kabupaten Enrekang terkhusus di tingkat desa," kata Muhammad Yunus, Kamis (10/1/2019).

Ia menjelaskan, pihaknya berencana melakukan sosialisasi sadar demokrasi di 129 Desa dan Kelurahan di Kabupaten Enrekang dengan bekerjasama dengan DPMD Enrekang.

Baca: Video Detik-detik Ustaz Arifin Ilham Diterbangkan ke Malaysia Pakai Jet Pribadi

Baca: Isi Pesan WhatsApp Terakhir Ungkap Misteri Penemuan Mayat Sepasang Kekasih di Hotel, Ternyata. . .

Sementara Ketua Bawaslu Enrekang, Uli Nuna, berharap dengan adanya kerjasama tersebut dapat membuat sinergi dengan semua elemen dapat terjalin dengan baik.

Sehingga, pemahaman masyarakat terhadap aturan dan regulasi Pemilu 2019 dapat makin berkembang dengan baik.

"Kita juga ajak masyarakat untuk ikut lakukan pengembangan pengawasan partisipatif, termasuk dengan pencegahan politik uang selain berdampak adanya sanksi pidana, juga berdampak pada timbulnya korupsi," ujarnya.(*)

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

 

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved