Dikonfirmasi Kasus Menara Al Markaz, Kadis PU Blokir Nomor Ponsel Jurnalis

Kepala Dinas PU Maros, Alfian Amri menolak untuk memberikan keterangan terkait mangkraknya kasus dugaan korupsi menara Masjid Al-Markaz

Dikonfirmasi Kasus Menara Al Markaz, Kadis PU Blokir Nomor Ponsel Jurnalis
Ansar
Kondisi menara Masjid Al Markaz Maros belum rampung padahal sudah dua tahun dikerjakan. Bangunan lama yang roboh diganti baja. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Maros'>Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Maros, Alfian Amri menolak untuk memberikan keterangan terkait mangkraknya kasus dugaan korupsi menara Masjid Al-Markaz, Kamis (10/1/2019).

Menara dibangun sejak tahun 2015 lalu, dan telah mengabiskan Rp 1,8 miliar. Namun sampai sekarang, menara tersebut belum rampung.

Baca: Siapa Salah? Pria Ini Kritis di Rumah Sakit Gara-gara Dikerok Istri Tetangga & Penjelasan Polisi

Baca: Tahun Ini, Pep Guardiola Target Manchester City Raih 4 Trofi

Baca: Pihak Vanessa Angel Blak-blakan soal Kemunduran Kuasa Hukumnya, Saling Klaim Ini

Baca: Lowongan Kerja BUMN PT Antam Tbk Logam Mulia, Lulusan SMA/ SMK/ D3, Segera Daftar, Tutup 12 Januari

Selain itu, Alfian juga ogah dikonfirmasi terkait proyek pembangunan jembatan Tana Didi-Amarang, Desa Allaere, Kecamatan Tanralili yang telah menelan Rp 17 miliar.

Dinas PU telah mengucurkan anggaran sebesar Rp 17 Miliar untuk proyek jembatan sepanjang 147 meter tersebut. Kucuran anggaran dilakukan secara bertahap.

Alfian juga menolak untuk dihubungi ponselnya. Bahkan nomor ponsel dan WhatsApp tribunmaros.com sudah diblokir.

"Saya konfirmasi dulu ke Pak Kadis (Alfian Amri)," kata Kabag Humas Pemkab Maros, Darmawati.

Sementara, pekerja yang menghubungi ponsel dan WA Alfian, masih aktif.

"Masih aktif nomornya. Nablokirki itu," kata pekerja tersebut. 

Tribunmaros.com ingin memintai keterangan ke Alfian terkait adanya sorotan Anti Coruption Committe (ACC) Sulawesi, dengan mangkraknya menara tersebut.

Halaman
123
Penulis: Ansar
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved