Dikawal Satpol PP Bulukumba, Panwaslu Bulukumpa Tertibkan APK Nakal

Demikian disampaikan oleh Koordiv Hukum dan Penindakan Panwaslu Kecamatan Bulukumpa, Muhammad Jafar

Dikawal Satpol PP Bulukumba, Panwaslu Bulukumpa Tertibkan APK Nakal
firki/tribunbulukumba.com
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bulukumba, melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) yang tak sesuai dengan peraturan, Jumat (9/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Panwaslu Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), mencatat sebanyak 503 Alat Peraga Kampanye (APK) melanggar, di kecamatan yang berada di utara kota Bulukumba itu.

Demikian disampaikan oleh Koordiv Hukum dan Penindakan Panwaslu Kecamatan Bulukumpa, Muhammad Jafar, Rabu (9/1/2019).

"Pelanggaran didominasi karena cara pemasangannya yang tidak sesuai Undang-undang maupun PKPU tentang Kampanye. APK mereka pasang di tempat-tempat terlarang, seperti pohon, tiang listrik dan tempat terlarang lainnya," kata Muhammad Jafar.

Saat ini, kata Muhammad Jafar, jajaran Panwaslu Bulukumpa bersama Panwaslu Kelurahan dan Desa, telah memberikan tanda peringatan pada APK yang melanggar untuk ditertibkan oleh pemiliknya, sebelum ditertibkan oleh Panwaslu bersama Satpol PP. 

Pasalnya, berdasarkan Surat Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor 1990/K.Bawaslu/PM.00.00/XI/ 2018, Perihal Pengawasan Metode Kampanye, pengawas pemilu dapat menertibkan APK yang melanggar setelah memberikan peringatan kepada Peserta Pemilu yang melanggar. 

"Salah satu peringatannya adalah dengan pemberian tanda silang (X) pada APK yang melanggar. Saat ini sedang kami lakukan pemberian tanda itu. Silakan Peserta Pemilu menertibkan sendiri sebelum kami tertibkan," tegas Jafar.

Rencananya, penertiban APK di wilayah Kecamatan Bulukumpa, bakal dilaksanakan pada hari Senin (14/01/2019) mendatang. 

"Kami imbau kepada peserta pemilu yang telah memasang APK di tempat terlarang agar memindahkan sebelum hari Senin," pinta Jafar.

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved