Waduh, 1192 Anak Tidak Sekolah di Luwu Utara

Hal ini diungkap Kepala Dinas Pendidikan Luwu Utara, Jasrum, ketika ditemui di ruang kerjanya, Jl Simpurusiang, Masamba

Waduh, 1192 Anak Tidak Sekolah di Luwu Utara
chalik/tribunlutra.com
Kepala Dinas Pendidikan Luwu Utara, Jasrum. 

Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Utara bakal melanjutkan program pemberian ijazah paket A, B, dan C kepada anak putus sekolah.

Hal ini diungkap Kepala Dinas Pendidikan Luwu Utara, Jasrum, ketika ditemui di ruang kerjanya, Jl Simpurusiang, Masamba, Rabu (9/1/2019).

"Ijazah akan kita berikan setelah anak-anak yang putus sekolah tersebut melakukan bimbingan di sekolah-sekolah tertentu,” ungkap Jasrum via rilis Humas Pemkab Luwu Utara.

Untuk saat ini, kata Jasrum, ada 84 anak yang putus sekolah dan 1.192 anak yang tidak sekolah.

"Saat ini kami belum tahu keadaan mereka, tapi kita akan mencari tahu di mana mereka tinggal dan akan mempertanyakan alasan mereka putus sekolah. Untuk saat ini, bagi yang tidak mampu membeli seragam, boleh ke sekolah tanpa sepatu atau seragam,” terangnya.

Bahkan, kata Jasrum, anak cacat pun boleh bersekolah.

"Selain itu, bagi yang tidak mau bersekolah akan kami berikan keterampilan di desa seperti PKBM, yaitu sebuah lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang pendidikan,” tambah Jasrum.

PKBM sendiri masih di bawah pengawasan dan bimbingan Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) dan di Luwu Utara sudah ada sembilan PKBM yang resmi terdaftar di Dinas Pendidikan.

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved