Penyelundup Obat Daftar G di Lapas Palopo Ternyata Mahasiswa

Obat daftar G berjumlah 100 butir itu ketahuan saat barang pelaku dimasukkan di XYR sehingga muncul dilayar monitor petugas lapas

Penyelundup Obat Daftar G di Lapas Palopo Ternyata Mahasiswa
Humas Lapas Kelas II A Palopo
Lapas Kelas II A Palopo 

Laporan Wartawan TribunPalopo.Com, Hamdan Seoharto.

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Petugas Lapas Kelas II A Palopo menggagalkan peredaran obat terlarang yang coba masuk kedalam Lapas, Selasa (8/1/2019) kemarin.

Pelakunya sudah diringkus oleh Satuan Narkoba Polres Palopo.

Kepala Lapas Kelas II A Kota Palopo, Indra Sofyan mengatakan, pelaku bernama Andi Rutama ia adalah mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi yang berada di Kota Palopo.

Saat itu pelaku berniat membesuk temannya yang ditahan karena kasus penganiyaan.

Obat daftar G berjumlah 100 butir itu ketahuan saat barang pelaku dimasukkan di XYR sehingga muncul dilayar monitor petugas lapas.

"Obat itu dimasukkan kedalam bungkus mie instan. Ada 10 bungkus mie instan. Setiap satu saset mie instan terdapat kurang lebih 12 butir obat daftar G," jelasnya.

Kepada petugas Lapas pelaku mengaku baru kali ini membawa obat itu masuk. Ia bersama teman lainya yang melarikan diri karena hanya menunggu diluar Lapas.

"Ada temannya menunggu diluar namun ketika ketahuan temannya itu melarikan diri," imbuhnya.

Saat ini kasus tersebut masih dalam tahap pengembangan Satuan Narkoba Polres Palopo.

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved