Ini Agenda Kegiatan HUT ke-13 Kota Belopa

Dan dihadiri pula oleh Kabag Ops Polres Luwu, Kompol Yoseph, dan Perwira Penghubung (Pabung) Luwu Kodim 1403 Sawerigading

Ini Agenda Kegiatan HUT ke-13 Kota Belopa
desy/tribunluwu.com
Pemkab Luwu menggelar rapat pemantapan peringatan HUT ke-13 Kota Belopa di ruang representatif Sekda Luwu, di Jl Jenderal Sudirman, Kompleks Perkantoran Pemkab Luwu, Kecamatan Belopa, Selasa (8/1/2019). 

Wartawan TribunLuwu.com, Desy Arsyad

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Pemerintah Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan menggelar rapat pemantapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kota Belopa.

Rapat ini dipimpin langsung oleh Sekda Luwu, Syaiful Alam, di ruang representatif, Jl Jenderal Sudirman, Kompleks Perkantoran Pemkab Luwu, Kecamatan Belopa, Selasa (8/1/2019).

Dan dihadiri pula oleh Kabag Ops Polres Luwu, Kompol Yoseph, dan Perwira Penghubung (Pabung) Luwu Kodim 1403 Sawerigading, Mayor Arm Syafaruddin, kepala OPD dan para camat.

Kota Belopa merupakan ibu kota Kabupaten Luwu sejak dimekarkan pada tahun 2005.

Dimana, Hari Jadi Kota Belopa ini diperingati setiap tanggal 13 Februari.

Dalam rapat Syaiful Alam mengatakan, perayaan Hari Jadi kali ini bisa semeriah mungkin dengan menghadirkan segenap elemen masyarakat.

Mengingat perayaan ini menjadi perayaan terakhir pula bagi Bupati Luwu dua periode, Andi Mudzakkar, di ujung masa jabatannya.

"Untuk itu setiap seksi yang diberi amanah pada Surat Keputusan (SK) Kepantiaan harus bekerja seoptimal mungkin, sehingga pelaksanaan hari H akan tertib dengan dihadiri seluruh elemen masyarakat, " ujarnya.

Sekretaris DPRD Luwu, Achyar Kasim menuturkan, sebelum hari H, perayaan ini juga akan diawali dengan nuansa religius dan kebersamaan.

Dengan menggelar kegiatan tabligh akbar dan juga sajian kuliner tradisional yang disajikan dalam wadah.

"Sebelum hari H, kita akan laksanakan tabliq akbar menghadirkan penceramahan kondang. Kemudian pada hari H pelaksanaan kita akan menggelar makan bersama seluruh elemen masyarakat," tutur Achyar.

"Untuk itu setiap OPD akan memiliki stand, dan pemerintah kecamatan bahkan setiap pemerintah desa akan mempersembahkan kuliner dalam rakki yang akan dinikmati masyarakat," ucapnya.

Dalam rapat yang dihadiri tokoj adat Maddika Bua (Pemimpin Bua), Andi Syarifuddin Kaddiraja juga disepakati ritual adat Mappacakke Wanua.

Dimana mappacakke wanua diartikan mendinginkan rumah atau tempat tinggal (wilayah), yang akan dilangsungkan pada 12 Februari mendatang.

Penulis: Desy Arsyad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved