VIDEO: Gara-gara Kandang Ayam, Warga Tomodi Datangi DPRD Wajo

Mereka mengeluhkan berdirinya kandang ayam di tengah pemukiman warga. Keluhan tersebut disampaikan ke DPRD Wajo

Laporan wartawan TribunWajo.com, Hardiansyah Abdi Gunawan

TRIBUNWAJO.COM, WAJO - Masyarakat di Lingkungan Tomodi, Kelurahan Pattirosompe, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo mengeluhkan berdirinya kandang ayam di tengah pemukiman warga. Keluhan tersebut disampaikan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo, Senin (07/01/2019).

Menurut salah seorang warga Lingkungan Tomodi, Badawi, kandang ayam petelur tersebut memang baru dibuat dan diisi ayam, tapi bisa dipastikan bakalan berefek.

"Bau sekali, karena ada mi sebelumnya, tapi agak jauh, tapi sekarang bangun lagi yang baru pas di tengah pemukiman," katanya.

Baca: Guy Junior Diisukan ke Persija Jakarta?

Baca: Hj Diana Besso Indo Botting Anak Gubernur NA, Karyanya Pernah Dipakai Jokowi

Baca: Upacara Minggu Pertama 2019, Dandim 1420 Sidrap Minta Personel Tingkatkan Kinerja

Baca: Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Makassar Padat Merayap

Baca: BREAKING NEWS: Merampok di Warkop dan Minimarket, Pemuda Ini Diciduk Resmob Polsek Panakkukang

Baca: Istana Tahfidz Quran Parepare Buka Pendaftaran Tahfidz, Gratis!

Baca: Air PDAM Luwu Timur di Puncak Indah Keruh

Baca: Inilah 10 Tempat yang Paling Ingin Didatangi Wisatawan Dunia di 2019, Salah Satunya Ada di Indonesia

Baca: Karen Kandang Ayam di Tengah Pemukiman, DPRD Wajo Bakal Panggil Dinas Terkait

Lebih lanjut, Badawi bersama 6 warga lainnya pun membeberkan keluhan-keluhannya terkait dampak kandang ayam tersebut. Dari informasi yang dihimpun, kandang ayam petelur yang baru tersebut adalah milik Iskandar.

Sedang kandang ayam yang sebelumnya telah berdiri, adalah milik Bustamin, yang tak lain adalah saudara dari Iskandar.

"Yang dulu itu sudah terlanjur, karena agak jauh dari rumah. Tapi ini, pasti bau. Apalagi kalau hujan, biasa naik air," sambungnya.

Dari informasi yang disampaikan masyarakat, kandang ayam milik Iskandar tersebut berdiri tepat di tengah-tengah pemukiman masyarakat. Kandang ayam tersebut dibangun pada 2018 lalu, dan baru diisi ayam petelur pada awal tahun 2019, tepatnya pada Sabtu (05/01/2019) kemarin.

Ada 27 kepala keluarga yang bermukim di sekitar kandang ayam tersebut. Salah seorang warga, Ismail pun juga membeberkan bahwa banyak warga yang tidak menyetujui berdirinya kandang ayam tersebut.

"Ada 20 kk yang tanda tangan tidak setuju, ini perlu dipertanyakan, jangan sampai kandang ayam tersebut dapat izin," katanya.

Halaman
12
Penulis: Hardiansyah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved