Siap-siap, Harga Rumah Subsidi Bakal Naik Lagi, Di Sulsel Bisa Rp 146 Juta

Begitu juga dengan harga jual dari tahun ke tahun turut meningkat karena adanya kenaikan spesifikasi.

Siap-siap, Harga Rumah Subsidi Bakal Naik Lagi, Di Sulsel Bisa Rp 146 Juta
net
ILUSTRASI 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Sukmawati Ibrahim

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah akan kembali menaikkan harga rumah subsidi tahun ini. Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan (Sulsel), M Sadiq, Senin (7/1/2019) mengatakan tahun ini harga rumah subsidi diprediksi naik 7 persen atau sekitar Rp 146 juta.

Diketahui, tiap tahun harga jual rumah subsidi mengalami kenaikan. Pada 2017 harga rumah di Sulsel Rp 129 juta, kemudian naik Rp 136 juta di 2018.

"Patut dipahami masyarakat juga bahwa setiap tahun target rumah subsidi semakin meningkat jumlah unitnya. Begitu juga dengan harga jual dari tahun ke tahun turut meningkat karena adanya kenaikan spesifikasi dan biaya lainnya serta perhitungan inflasi," tuturnya.

Baca: M Sadiq: 2019 Harga Rumah Subsidi Naik 7 Persen

Baca: Milad ke-47 REI Gandeng OJK dan 54 Perbankan di Sulawesi Selatan, Bagikan 3 Rumah

Baca: Jamkrindo Sulampua Niat Jamin FLPP Nasabah Bank Sulselbar, Masih Nego Premi!

Tahun ini REI Sulsel target membangun 25 ribu unit rumah. Lokasinya tersebar di seluruh kabupaten, terbanyak Gowa dan Maros.

“Tahun lalu bangun sekitar 20 ribu unit rumah. Ini bentuk dukungan program nasional sejuta rumah yang telah digaungkan sejak 2015 lalu,” katanya.

Baca: Pasar Properti Stagnan, Bukit Baruga Tertolong Kebijakan LTV

Baca: Bisnis Properti Sulsel Disebut Tahan Krisis

Sementara itu, DPD Pengembang Indonesia (PI) Sulsel menilai kenaikan harga rumah subsidi tahun ini idealnya 10 persen.

“Tetapi belum berlaku sekarang kita mengikuti kebijakan baru dari pemerintah. Kami berharap ada kenaikan harga. Karena sepanjang 2018 beberapa material bangunan sudah mengalami kenaikan," kata Ketua DPD PI Sulsel, Yasser Latief.

PI Sulsel tahun ini akan membangun 15 ribu unit rumah subsidi. Angka tersebut dianggap realistis, karena anggota PI Sulsel yang menggarap rumah subsidi sebanyak 174 perusahaan. Sehingga masing-masing hanya perlu membangun 86 unit saja.

Yasser Latief mengatakan 15 ribu unit tersebut akan dibangun di atas lahan total seluas 350 hektare di seluruh daerah di Sulsel.

Baca: Buruan Dapatkan, Rumah Murah Tanpa DP di Green Shabiyan Residence

Baca: PI Sulsel Target Bangun 15 Ribu Rumah Subsidi di 2019

Ia mengaku saat ini pihaknya harus gencar lagi memperkenalkan rumah subsidi kepada masyarakat agar tak ada lagi kendala untuk memiliki rumah.

“Harapannya rumah subsidi ini betul-betul dinikmati oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan segala kemudahan yang diberikan oleh pemerintah,” tuturnya.

Selain itu, kata dia, pemerintah juga perlu mengapresiasi pengembang yang sudah membangun perumahan bersubsidi, dengan kekhususan terkait bunga bank untuk kredit konstruksi serta prasarana dan sarana umum," lanjutnya.(*)

Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved