Berdayakan Petani, Markus Garap Bisnis Keripik Ubi

Markus (34) misalnya, Pebisnis asal Toraja yang sudah lama menetap di Dusun Lambanan, Desa Tadisi, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa

Berdayakan Petani, Markus Garap Bisnis Keripik Ubi
Herson/Tribunmamasa.com
Toko Krisna Boga Milik Markus di Jl. Poros Mamasa Dusun Lambanan, Desa Tadisi, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, 

Laporan Wartawan Tribun Mamasa Herson Bonggakaraeng

TRIBUNMAMASA, Mamasa - Usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM yang masih sangat kurang di Mamasa menjadi salah satu peluang bisnis yang baik untuk dilirik.

Markus (34) misalnya, Pebisnis asal Toraja yang sudah lama menetap di Dusun Lambanan, Desa Tadisi, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat.

Pria ini memilih usaha keripik ubi.

Baca: Tahun 2019, Pasutri Baru di Majene Akan Mendapatkan Kartu Nikah

Baca: Begini Nasib Suami Brigpol Dewi Usai Istri Selingkuhi 2 Oknum Perwira Polda dan Kirim Video Panas

Baca: Foto dan Fakta AV atau Avriellya Shaqila, Model Majalah Dewasa yang Diciduk Bersama Vanessa Angel

Saat ditemui Tribunmamasa.com Sabtu, 5/1/2019 sore, Markus yang sudah 8 tahun melakoni usaha tersebut mengatakan, motivasi awal merintis usaha keripik kentang ini karena melihat ubi kayu yang ada di kebun petani tidak banyak dimafaatkan warga.

"Bisa dikata tidak ada gunanya karena sekalipun dalam masa paceklik, orang juga tidak mau makan ubi kayu. Katanya nanti bikin kambuh maag," ujarnya.

Hal inilah yang melatarbelakangi Markus menggarap bisnis camilan sekaligus dapat dijadikan oleh oleh khas Mamasa.

Dengan potensi yang ada, Markus ,mengolah ubi menjadi keripik, kemudia mengemasnya agar tahan beberapa bulan. Dipajang dan akhirnya laris.

Halaman
Penulis: herson bongga karaeng
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved